Selasa, 18 Agustus 2026

Pertemuan Irwan dan Bupati Ardiansyah, Momentum Sinergi Politik Nasional dan Daerah di Kutim

SANGATTA—Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, yang berasal dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Irwan berkunjung ke Rumah Jabatan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. Ini menjadi momentum memperkuat hubungan politik antara pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kutim.

Dalam pertemuan itu, kedua tokoh membahas strategi sinkronisasi program prioritas daerah dengan kebijakan pembangunan nasional. Fokus utama diskusi diarahkan pada upaya mempercepat pelaksanaan 50 program prioritas Pemkab Kutim yang sejalan dengan rencana pembangunan pemerintah pusat.

Irwan, anggota DPR-RI periode 2019-2024 ini menyatakan siap menjembatani dukungan kementerian dan lembaga terhadap program pembangunan Kutim. “Kami mendiskusikan bagaimana saya bisa mendukung 50 program prioritas beliau melalui program kementerian,” ungkapnya.

Ia menegaskan, percepatan pembangunan tidak hanya bergantung pada peran pemerintah daerah, tetapi juga pada dukungan politik dan sinergi antar level pemerintahan. Menurutnya, harus ada kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan.

“Untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, tentu pemda harus terus diberikan dukungan oleh masyarakat dan pemerintah pusat,” tegasnya.

Selain membahas program pembangunan, Irwan juga menyoroti pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam kepemimpinan daerah. Ia berharap para pemimpin Kutim mampu menjalankan amanah dengan semangat pelayanan publik.

Irwan adalah putra asli Sangkulirang, Kabupaten Kutim. Ia yang tetap berkirprah di tingkat nasional sebagai pengurus DPP Partai Demokrat menilai kesinambungan kebijakan pusat dan daerah menjadi faktor penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah timur Kalimantan.

Melalui dukungan politik dan jejaring nasional, Irwan berharap Kutai Timur dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu wilayah pertumbuhan baru di Kalimantan Timur. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Widget Indeks

Wabup Kutim Mahyunadi saat senam bersama PGRI dalam kegiatan Jalan Sehat PGRI. Foto: Lintang/Pro Kutim *Jalan Sehat PGRI Kutim, Semangat Guru untuk Terus Berkarya dan Berinovasi* SANGATTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan jalan sehat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kutim, Sabtu (8/8/2026) pagi. Mengusung tema “Guru Sehat, Kreatif dan Inspiratif Menuju Indonesia Hebat”, kegiatan tersebut diikuti keluarga besar PGRI Kutim, para guru, tenaga kependidikan serta peserta dari sejumlah kecamatan. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan pembukaan, kemudian dilanjutkan jalan sehat, pembagian doorprize serta hiburan. Ketua Panitia Jalan Sehat PGRI Kutim, Mursalam, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan keluarga besar PGRI sekaligus memperingati dua momentum penting, yakni HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HGN 2026. “Patut kita bersyukur hari ini karena masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk melaksanakan satu kegiatan yang dapat mempersatukan kita, yaitu Jalan Sehat PGRI Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya dalam laporan panitia. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim sekaligus Dewan Pembina PGRI Kutim Ahmad Masari, Anggota DPRD Kutim Akbar Tanjung serta jajaran PGRI Kutim. Dalam sambutannya, Mahyunadi menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan kerja sama dalam mendidik generasi penerus. Ia menekankan, peran guru tidak sekadar mengajar, tetapi juga menjadi teladan sekaligus bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan saya mengucapkan selamat kepada para guru yang tergabung dalam PGRI atas dedikasi, terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama ini mendidik murid-murid kita dengan baik,” kata Mahyunadi. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat secara instan. Karena itu, guru bersama orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak. “Baik tidaknya anak-anak kita, baik tidaknya masa depan bangsa kita, yaitu dititipkan pada guru,” tegasnya. Mahyunadi juga mendorong para guru untuk terus berkarya dan berinovasi, namun tetap berpegang pada aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar inovasi di lingkungan sekolah tidak justru menimbulkan persoalan baru. Selain itu, ia menyampaikan bahwa Pemkab Kutim tengah merancang peningkatan kesejahteraan bagi guru. Menurutnya, peningkatan penghargaan terhadap guru dari sisi penghasilan menjadi salah satu hal yang perlu terus diperhatikan. “Kita dalam rancang-rancang. Pak Bupati sudah rancang-rancang, insyaallah tahun depan naik,” ujarnya. Ia berharap momentum HGN menjadi pengingat bagi seluruh guru untuk terus menjadi sosok yang dapat diteladani dan diidolakan oleh peserta didik. “Menjadi teladan dan menjadi idola bagi anak-anak murid kita, oleh karena itulah berikanlah contoh teladan yang baik bagi murid-murid kalian sekalian,” pungkasnya.(kopi17/kopi13)

Advertorial