
Cegah Upacara Sekadar Formalitas, Pemkab Kutim Boyong Film ‘Nostalgia’ ACI hingga Nobar Perjuangan untuk Pelajar
SANGATTA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun ini dipastikan bakal tampil beda. Pemkab Kutim menolak peringatan kemerdekaan sekadar menjadi ajang seremonial berbaris, melainkan menyusun strategi khusus untuk menyengat kembali jiwa patriotisme generasi muda.
Langkah ini dimatangkan langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, usai menghadiri rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Sangatta, Jumat (7/8/2026).
Ardiansyah menegaskan bahwa fokus utama Pemkab Kutim tahun ini adalah bagaimana membuat para pelajar benar-benar ‘merasakan’ roh perjuangan bangsa.
“Supaya anak-anak sekolah yang hadir dalam upacara tidak hanya ikut hadir, tapi mereka merasa semangat, patriotnya muncul setelah nanti nonton itu,” terang Ardiansyah.
Guna mewujudkan hal tersebut, Pemkab Kutim menyiapkan agenda Nonton Bareng (Nobar) Film Perjuangan yang ditujukan khusus bagi ribuan siswa sekolah di Kutim.
Bupati bahkan menginstruksikan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim untuk mengurasi film-film berbobot edukatif. Salah satu film yang disorot adalah serial legendaris era 80-an, Aku Cinta Indonesia (ACI).
Target sasaran pelajar/siswa sekolah di Kabupaten Kutai Timur dengan misi utama menanamkan nilai nasionalisme dan persahabatan lewat tontonan yang relevan bagi anak muda. Kesbangpol Kutim bertanggung jawab memilah serta menyiapkan teknis penayangan.
“ACI, Aku Cinta Indonesia. Nah, itu film anak-anak pelajar yang sangat kaya nilai cinta tanah air,” sebut Bupati membocorkan salah satu kandidat tontonan.
Tak hanya edukasi lewat audio-visual, gelora kemerdekaan juga akan dihadirkan langsung ke tengah-tengah masyarakat lewat aksi turun ke jalan.
Pemkab Kutim dijadwalkan menggelar Aksi Pembagian Bendera Merah Putih gratis pada 12 Agustus 2026 yang berlokasi di kawasan strategis Pertigaan Jalan Pendidikan, Sangatta. Langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi warga untuk serentak mengibarkan Sang Saka di kediaman masing-masing.
Melalui perpaduan antara keamanan daerah yang kondusif, aksi bagi bendera di jalan, serta edukasi film perjuangan bagi pelajar, Pemkab Kutim optimistis momen HUT RI ke-81 tidak hanya meriah secara fisik, tetapi juga membakar kembali jiwa persatuan seluruh warganya.
![]()


Tinggalkan Balasan