Minggu, 16 Agustus 2026

Diskominfo Staper Luncurkan Program SIKAT Internet Gratis Sekolah

Infokaltim.com, Sangatta – Transformasi digital pendidikan di Kutai Timur mendapat dorongan baru. Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim menggelar sosialisasi penggunaan Starlink internet gratis melalui program SIKAT (Strategi Internet Kutai Timur, Aman dan Terkelola) bagi sekolah-sekolah di kabupaten ini. Acara digelar di Ruang Rapat Diskominfo Staper, Rabu (19/11/2025).

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, menekankan bahwa kehadiran Starlink merupakan jawaban pemerintah atas tantangan pendidikan modern yang menuntut akses digital cepat dan merata. “Melalui program SIKAT, Starlink difokuskan untuk mendukung kegiatan belajar di sekolah dan diawasi melalui dashboard monitoring serta manajemen bandwidth,” jelasnya.

Ronny mengungkapkan, selama ini ketimpangan akses internet menjadi hambatan serius. Administrasi digital sekolah sering terganggu, pelaksanaan ANBK terkendala jaringan, dan guru maupun siswa kerap kehilangan akses sumber belajar daring.

Program SIKAT hadir sebagai solusi jangka panjang, memastikan pemerataan akses, keamanan digital, pengelolaan yang transparan, dan keberlanjutan layanan di seluruh wilayah Kutai Timur.

Dalam sosialisasi, Diskominfo Staper mendorong peserta untuk menjadi agen perubahan digital, membangun budaya digital sehat, melakukan monitoring rutin, dan memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.

“SIKAT adalah investasi masa depan yang membuka akses pendidikan digital lebih luas bagi pelajar Kutai Timur,” ujar Ronny Bonar.

Diharapkan, melalui program ini, kualitas pendidikan meningkat, pembelajaran lebih efektif, dan sekolah-sekolah di Kutai Timur siap menyambut era digital dengan fasilitas internet yang andal. Diskominfo Staper Kutim juga menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Disdikbud Kutim dalam menyukseskan program unggulan Bupati.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Widget Indeks

Wabup Kutim Mahyunadi saat senam bersama PGRI dalam kegiatan Jalan Sehat PGRI. Foto: Lintang/Pro Kutim *Jalan Sehat PGRI Kutim, Semangat Guru untuk Terus Berkarya dan Berinovasi* SANGATTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan jalan sehat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kutim, Sabtu (8/8/2026) pagi. Mengusung tema “Guru Sehat, Kreatif dan Inspiratif Menuju Indonesia Hebat”, kegiatan tersebut diikuti keluarga besar PGRI Kutim, para guru, tenaga kependidikan serta peserta dari sejumlah kecamatan. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan pembukaan, kemudian dilanjutkan jalan sehat, pembagian doorprize serta hiburan. Ketua Panitia Jalan Sehat PGRI Kutim, Mursalam, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan keluarga besar PGRI sekaligus memperingati dua momentum penting, yakni HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HGN 2026. “Patut kita bersyukur hari ini karena masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk melaksanakan satu kegiatan yang dapat mempersatukan kita, yaitu Jalan Sehat PGRI Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya dalam laporan panitia. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim sekaligus Dewan Pembina PGRI Kutim Ahmad Masari, Anggota DPRD Kutim Akbar Tanjung serta jajaran PGRI Kutim. Dalam sambutannya, Mahyunadi menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan kerja sama dalam mendidik generasi penerus. Ia menekankan, peran guru tidak sekadar mengajar, tetapi juga menjadi teladan sekaligus bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan saya mengucapkan selamat kepada para guru yang tergabung dalam PGRI atas dedikasi, terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama ini mendidik murid-murid kita dengan baik,” kata Mahyunadi. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat secara instan. Karena itu, guru bersama orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak. “Baik tidaknya anak-anak kita, baik tidaknya masa depan bangsa kita, yaitu dititipkan pada guru,” tegasnya. Mahyunadi juga mendorong para guru untuk terus berkarya dan berinovasi, namun tetap berpegang pada aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar inovasi di lingkungan sekolah tidak justru menimbulkan persoalan baru. Selain itu, ia menyampaikan bahwa Pemkab Kutim tengah merancang peningkatan kesejahteraan bagi guru. Menurutnya, peningkatan penghargaan terhadap guru dari sisi penghasilan menjadi salah satu hal yang perlu terus diperhatikan. “Kita dalam rancang-rancang. Pak Bupati sudah rancang-rancang, insyaallah tahun depan naik,” ujarnya. Ia berharap momentum HGN menjadi pengingat bagi seluruh guru untuk terus menjadi sosok yang dapat diteladani dan diidolakan oleh peserta didik. “Menjadi teladan dan menjadi idola bagi anak-anak murid kita, oleh karena itulah berikanlah contoh teladan yang baik bagi murid-murid kalian sekalian,” pungkasnya.(kopi17/kopi13)

Advertorial