Senin, 17 Agustus 2026

One Day Adventure Sangatta Jadi Magnet Sport Tourism, 1.200 Rider Ramaikan Jalur Ekstrem

SANGATTA – One Day Adventure – Fun Adventure Sangatta 2025 sebagai ajang sport tourism unggulan Kutai Timur (Kutim) menjadi daya tarik luar biasa. Memeriahkan HUT Kutim ke-26, event ini berhasil menarik 1.200 rider dari berbagai kota, termasuk peserta dari luar Kalimantan. Mereka datang khusus untuk menjajal medan sepanjang 53 kilometer.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman membuka event yang dipusatkan di kawasan Polder Ilham Maulana itu. Ardiansyah mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi sarana memperkuat citra Kutim sebagai daerah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan olahraga berbasis alam.

“Acara ini memberikan kebanggaan terhadap Kutai Timur. Tidak hanya menjadi ajang uji adrenalin, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mempromosikan potensi alam kita,” ucap Adriansyah.

Ketua Panitia Andi Rafi Rafsanjani mengatakan event tahun ini mencatat lonjakan minat yang luar biasa. “Peserta kami batasi 1.200 rider untuk menjaga kelancaran. Antusiasmenya sangat tinggi. Bahkan, ada peserta yang datang jauh-jauh dari Solo, Jawa Tengah. Ini menunjukkan event Kutim punya daya tarik nasional,” ujarnya.

Menariknya lagi, Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi ikut terjun langsung ke lintasan. Ia menempuh jalur yang dikenal berat dengan kondisi tanah liat licin, tanjakan sempit, serta rute hutan yang dipenuhi rintangan alami.

Untuk menambah daya tarik, panitia menyiapkan total 261 hadiah, termasuk grand prize satu unit mobil pickup, dua unit KLX 140 cc, serta sejumlah besar doorprize dari sponsor lokal. (ADV/ProkopimKutim/IK)

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Widget Indeks

Wabup Kutim Mahyunadi saat senam bersama PGRI dalam kegiatan Jalan Sehat PGRI. Foto: Lintang/Pro Kutim *Jalan Sehat PGRI Kutim, Semangat Guru untuk Terus Berkarya dan Berinovasi* SANGATTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan jalan sehat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kutim, Sabtu (8/8/2026) pagi. Mengusung tema “Guru Sehat, Kreatif dan Inspiratif Menuju Indonesia Hebat”, kegiatan tersebut diikuti keluarga besar PGRI Kutim, para guru, tenaga kependidikan serta peserta dari sejumlah kecamatan. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan pembukaan, kemudian dilanjutkan jalan sehat, pembagian doorprize serta hiburan. Ketua Panitia Jalan Sehat PGRI Kutim, Mursalam, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan keluarga besar PGRI sekaligus memperingati dua momentum penting, yakni HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HGN 2026. “Patut kita bersyukur hari ini karena masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk melaksanakan satu kegiatan yang dapat mempersatukan kita, yaitu Jalan Sehat PGRI Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya dalam laporan panitia. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim sekaligus Dewan Pembina PGRI Kutim Ahmad Masari, Anggota DPRD Kutim Akbar Tanjung serta jajaran PGRI Kutim. Dalam sambutannya, Mahyunadi menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan kerja sama dalam mendidik generasi penerus. Ia menekankan, peran guru tidak sekadar mengajar, tetapi juga menjadi teladan sekaligus bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan saya mengucapkan selamat kepada para guru yang tergabung dalam PGRI atas dedikasi, terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama ini mendidik murid-murid kita dengan baik,” kata Mahyunadi. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat secara instan. Karena itu, guru bersama orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak. “Baik tidaknya anak-anak kita, baik tidaknya masa depan bangsa kita, yaitu dititipkan pada guru,” tegasnya. Mahyunadi juga mendorong para guru untuk terus berkarya dan berinovasi, namun tetap berpegang pada aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar inovasi di lingkungan sekolah tidak justru menimbulkan persoalan baru. Selain itu, ia menyampaikan bahwa Pemkab Kutim tengah merancang peningkatan kesejahteraan bagi guru. Menurutnya, peningkatan penghargaan terhadap guru dari sisi penghasilan menjadi salah satu hal yang perlu terus diperhatikan. “Kita dalam rancang-rancang. Pak Bupati sudah rancang-rancang, insyaallah tahun depan naik,” ujarnya. Ia berharap momentum HGN menjadi pengingat bagi seluruh guru untuk terus menjadi sosok yang dapat diteladani dan diidolakan oleh peserta didik. “Menjadi teladan dan menjadi idola bagi anak-anak murid kita, oleh karena itulah berikanlah contoh teladan yang baik bagi murid-murid kalian sekalian,” pungkasnya.(kopi17/kopi13)

Advertorial