Senin, 17 Agustus 2026

Pemkab Kutim Libatkan Tiga Perusahaan untuk Perbaikan Jalan Desa Senambah

MUARA ANCALONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melibatkan tiga perusahaan besar dalam upaya memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Muara Bengkal yang rusak parah. Kesepakatan ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Perbaikan Jalan yang dipimpin Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi.

Pertemuan di Kantor Kecamatan Muara Ancalong itu dihadiri Camat Muara Bengkal Norhadi, para kepala desa, serta perwakilan dari PT Nala, PT Telen, dan PT Sinar Mas.

Camat Norhadi menuturkan, infrastruktur dasar di Desa Senambah masih sangat minim. Selain belum memiliki listrik dan air bersih, kondisi jalan utama desa juga mengalami kerusakan parah. Kepala Desa Senambah, Ahmad Lamo, menambahkan, proses perbaikan sebelumnya kerap terhenti akibat cuaca ekstrem di musim hujan ini.

Perwakilan dari Desa Ngayau juga menyebut proyek perbaikan sempat terhenti tanpa kejelasan. Hal ini menambah kekhawatiran masyarakat yang selama ini bergantung pada akses jalan tersebut untuk mobilitas dan distribusi hasil pertanian.

 

Menanggapi keluhan tersebut, PT Telen menyatakan kesediaannya membantu dengan catatan menunggu surat permohonan resmi dan ketersediaan unit logging. PT Nala mengaku sempat menjalankan pekerjaan selama tujuh hari, namun terhenti karena cuaca. Sementara PT Sinar Mas siap menurunkan tiga truk untuk mendukung percepatan perbaikan.

Wabup Mahyunadi menyusun pembagian peran dari setiap perusahaan itu. . “PT Nala menurunkan satu unit truk dan satu alat berat, PT Telen menurunkan satu unit truk dan satu alat berat di lokasi Kowari, dan PT Sinar Mas menyumbang tiga unit truk,” ujarnya. (ADV/ProkopimKutim/IK)

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Widget Indeks

Wabup Kutim Mahyunadi saat senam bersama PGRI dalam kegiatan Jalan Sehat PGRI. Foto: Lintang/Pro Kutim *Jalan Sehat PGRI Kutim, Semangat Guru untuk Terus Berkarya dan Berinovasi* SANGATTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan jalan sehat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kutim, Sabtu (8/8/2026) pagi. Mengusung tema “Guru Sehat, Kreatif dan Inspiratif Menuju Indonesia Hebat”, kegiatan tersebut diikuti keluarga besar PGRI Kutim, para guru, tenaga kependidikan serta peserta dari sejumlah kecamatan. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan pembukaan, kemudian dilanjutkan jalan sehat, pembagian doorprize serta hiburan. Ketua Panitia Jalan Sehat PGRI Kutim, Mursalam, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan keluarga besar PGRI sekaligus memperingati dua momentum penting, yakni HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HGN 2026. “Patut kita bersyukur hari ini karena masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk melaksanakan satu kegiatan yang dapat mempersatukan kita, yaitu Jalan Sehat PGRI Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya dalam laporan panitia. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim sekaligus Dewan Pembina PGRI Kutim Ahmad Masari, Anggota DPRD Kutim Akbar Tanjung serta jajaran PGRI Kutim. Dalam sambutannya, Mahyunadi menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan kerja sama dalam mendidik generasi penerus. Ia menekankan, peran guru tidak sekadar mengajar, tetapi juga menjadi teladan sekaligus bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan saya mengucapkan selamat kepada para guru yang tergabung dalam PGRI atas dedikasi, terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama ini mendidik murid-murid kita dengan baik,” kata Mahyunadi. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat secara instan. Karena itu, guru bersama orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak. “Baik tidaknya anak-anak kita, baik tidaknya masa depan bangsa kita, yaitu dititipkan pada guru,” tegasnya. Mahyunadi juga mendorong para guru untuk terus berkarya dan berinovasi, namun tetap berpegang pada aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar inovasi di lingkungan sekolah tidak justru menimbulkan persoalan baru. Selain itu, ia menyampaikan bahwa Pemkab Kutim tengah merancang peningkatan kesejahteraan bagi guru. Menurutnya, peningkatan penghargaan terhadap guru dari sisi penghasilan menjadi salah satu hal yang perlu terus diperhatikan. “Kita dalam rancang-rancang. Pak Bupati sudah rancang-rancang, insyaallah tahun depan naik,” ujarnya. Ia berharap momentum HGN menjadi pengingat bagi seluruh guru untuk terus menjadi sosok yang dapat diteladani dan diidolakan oleh peserta didik. “Menjadi teladan dan menjadi idola bagi anak-anak murid kita, oleh karena itulah berikanlah contoh teladan yang baik bagi murid-murid kalian sekalian,” pungkasnya.(kopi17/kopi13)

Advertorial