Minggu, 14 Juni 2026

Bupati Kutim: Cinta Rasul Harus Tercermin dalam Kehidupan Sehari-hari

BENGALON – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim) menjadi momentum berharga bagi umat Islam untuk memperkuat ukhuwah dan meneladani akhlak Rasulullah. Acara yang digelar Majelis Taklim Akbar Kecamatan Bengalon ini berlangsung penuh khidmat dengan kehadiran ribuan jamaah.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman hadir dalam acara ini. Ia hadir bersama bersama Sang Istri, Siti Robiah dan anggota DPRD Kaltim Arfan. Dalam sambutannya, Ardiansyah menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup diwujudkan dalam perayaan, melainkan juga dalam perilaku dan kejujuran hidup sehari-hari.

“Rasulullah SAW adalah teladan terbaik. Kita memperingati Maulid bukan sekadar seremonial, tetapi bagaimana meneladani akhlaknya dalam keseharian, dalam keluarga, pekerjaan, dan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, kecintaan kepada Rasulullah hendaknya diwujudkan secara berkelanjutan. Bahkan, sambungnya, Rasulullah sendiri memperingati hari kelahirannya setiap Senin dengan berpuasa. Maka semangat Maulid Nabi seharusnya menjadi bagian dari keseharian umat Islam.

Ketua Majelis Taklim Akbar Bengalon, Umi Nurul Hikmah, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerja sama panitia dan dukungan semua pihak. “Semoga kegiatan ini membawa berkah dan menjadi pengingat bagi kita untuk mencintai Rasulullah dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Tausiah acara yang disampaikan Dr Shobirin Bagus menutup rangkaian acara dengan pesan persaudaraan dan kebhinekaan. Ia menegaskan bahwa nilai Pancasila tidak bertentangan dengan Islam, melainkan sejalan dengan ajaran Al-Qur’an. Acara ditutup dengan tradisi pembagian pohon maulid, simbol rasa syukur dan kebersamaan masyarakat Bengalon.

“Pancasila bukan bertentangan dengan ajaran Islam, tetapi justru selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Karena itu, mari kita jaga keutuhan bangsa dengan meneladani akhlak Rasulullah,” pesannya. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini