
Cetak Generasi Berkarakter, Disdikbud Kutim Terapkan Imtihan Metode Ummi di SD Negeri
Sangatta – Komitmen Pemkab Kutai Timur dalam membentuk karakter generasi muda berlandaskan nilai-nilai keagamaan memasuki babak baru. Tahun ini, para peserta didik di SD Negeri Sangatta Utara dan Sangatta Selatan yang telah menuntaskan pembelajaran Metode Ummi akan diuji kemampuannya melalui gelaran Imtihan 2026.
Tahapan ini merupakan ajang pembuktian dari proses panjang pelatihan guru hingga pendampingan pembelajaran Al-Qur’an yang intensif di sekolah-sekolah negeri.
Kadisdikbud Kutim Mulyono mengungkapkan bahwa target utama dari program ini bukan semata-mata mengejar kelulusan atau sertifikat semata, melainkan menanamkan kebiasaan dan cinta Al-Qur’an sejak dini.
“Sertifikat adalah penanda akhir dari proses belajar, namun tujuan besarnya adalah membentuk karakter generasi yang dekat dengan Al-Qur’an. Kita ingin nilai-nilai ini menempel dan hidup dalam diri setiap anak,” terang Mulyono.
Disdikbud siap menggelar Imtihan (uji munaqasyah akhir) Metode Ummi Tahun 2026 bagi para murid sekolah dasar negeri di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
Melalui kerja sama yang terbangun sejak 2025 dengan Ummi Foundation, siswa SD negeri yang lulus imtihan akan mengantongi sertifikat resmi standar nasional, sama seperti siswa di sekolah-sekolah Islam swasta.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa imtihan bukan sekadar ujian membaca Al-Qur’an biasa, melainkan instrumen penjaminan mutu agar kualitas bacaan siswa benar-benar tartil dan sesuai kaidah.
“Kami ingin sekolah negeri memiliki standar mutu pembelajaran Al-Qur’an yang setara dengan sekolah-sekolah Islam di Kutai Timur. Jangan sampai anak selesai belajar tapi tidak pernah diuji kemampuannya secara terukur,” ujar Mulyono di ruang kerjanya.
![]()


Tinggalkan Balasan