
PLN dan Pemkab Kutim Hadirkan Listrik Penuh Waktu di Manubar
SANGATTA – Pemerataan layanan listrik terus diwujudkan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan PLN. Kali ini, warga Desa Manubar dan Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran, resmi menikmati listrik 24 jam yang diresmikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
Peresmian berlangsung di Desa Manubar Dalam, ditandai pemotongan pita dan penekanan sirine. Warga pun tampak haru saat lampu-lampu menyala terang, menandai berakhirnya ketergantungan pada listrik malam hari. Sebelumnya, pasokan listrik hanya berjalan selama 12 jam, dari pukul 18.00 hingga 06.00 Wita.
Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa hadirnya layanan ini membuktikan komitmen pemerintah dalam mengurangi ketimpangan pembangunan antarkecamatan. “Listrik 24 jam adalah kebutuhan dasar masyarakat. Setelah dua desa ini, enam desa lagi akan menyusul agar seluruh wilayah mendapatkan layanan merata,” katanya.
Manager PLN UP3 Bontang Sri Wahyuningsih mengungkapkan jumlah pelanggan di wilayah tersebut mencapai 482, yang kini bisa memaksimalkan aktivitas harian tanpa batas waktu. Ia berharap layanan ini berdampak pada meningkatnya perekonomian dan produktivitas warga.
Plt Camat Sandaran Mulyadi pun menilai capaian ini menjadi tonggak kemajuan di wilayah yang berada di ujung Kutim. “Dulu hanya hidup sampai jam 12 malam, kemudian sampai jam 6 pagi. Sekarang sudah 24 jam penuh. Ini capaian besar,” ungkapnya.
Dengan hadirnya listrik tanpa jeda, warga Manubar dan Manubar Dalam kini memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan usaha rumah tangga, meningkatkan pelayanan publik, hingga memperbaiki kualitas pendidikan.
Kehadiran layanan ini sekaligus menandai keseriusan Pemkab dan PLN dalam mendukung konektivitas energi hingga ke pelosok Kutim. (ADV/ProkopimKutim/IK)
![]()


Tinggalkan Balasan