Minggu, 14 Juni 2026

Dalam Dua Tahun, Kutim Siap Miliki Infrastruktur Sekolah yang Merata

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah berpacu membenahi fasilitas pendidikan di seluruh wilayah. Targetnya, dalam dua tahun ke depan, seluruh sekolah di Kutim memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang proses belajar mengajar.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menuturkan, percepatan pembangunan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerataan akses pendidikan. Tak hanya membangun ruang kelas baru, pemerintah juga fokus memperbaiki fasilitas seperti laboratorium, musala, perpustakaan, dan UKS.

Ia mengatakan, pembangunan dilakukan bertahap. Karena kondisi setiap sekolah berbeda, pihaknya memprioritaskan dulu yang paling mendesak, seperti ruang kelas dan rehabilitasi gedung.

Menurutnya, hampir semua sekolah menghadapi persoalan serupa — keterbatasan ruang belajar akibat selalu bertambahnya jumlah siswa dari tahun ke tahun. Namun dengan alokasi anggaran yang memadai, Mulyono yakin kondisi tersebut bisa diatasi.

Dia yakin dalam dua tahun ke depan progres pembangunan infrastruktur pendidikan sudah jauh berubah. “Saat ini saja sudah kelihatan total banyak perubahannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan fisik pendidikan menjadi fondasi penting bagi peningkatan mutu pembelajaran. Dengan ruang belajar yang layak, siswa dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Optimisme tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tak sekadar mengejar angka partisipasi sekolah, tetapi juga menyiapkan pondasi kokoh bagi generasi penerus Kutim. Untuk belajar di ruang yang layak, aman, dan nyaman. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini