Sabtu, 19 September 2026

Latihan Tinggal Finishing, 36 Calon Paskibraka Kutim Bersiap Kibarkan Merah Putih

SANGATTA – Sebanyak 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Setelah menjalani latihan intensif selama kurang lebih dua pekan, kesiapan pasukan disebut telah mencapai 80 persen. Seluruh materi utama dan formasi pengibaran bendera sudah diberikan. Kini, para calon Paskibraka tinggal menjalani tahap pemantapan dan gladi.

Pelatih Paskibraka Kutim, Wahyu Winarko, mengatakan waktu latihan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih.

“Dengan keterbatasan waktu pelatihan kurang lebih sekitar dua minggu, alhamdulillah proses pelatihan berjalan dengan baik. Semua materi dan formasi sudah kita berikan, saat ini sudah sekitar 80 persen,” ujar Wahyu saat ditemui di sela latihan di Halaman Kantor Bupati Kutim, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, fokus latihan saat ini bukan lagi pada pengenalan materi. Tim pelatih kini melakukan pemolesan terhadap detail gerakan, kekuatan, kekompakan, hingga kesiapan mental para anggota.

“TINGGAL pemoles-pemolesannya saja. Jangan sampai nanti gugup, kemudian gerakannya harus penuh tenaga dan lain-lain,” katanya.

Sebanyak 36 pelajar yang terdiri dari 18 putra dan 18 putri tersebut merupakan hasil seleksi dari sejumlah kecamatan di Kutim. Mereka sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat sebelum dipercaya menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara 17 Agustus mendatang.

Menariknya, seluruh persiapan dilakukan dalam waktu relatif singkat. Latihan dimulai sejak 30 Juli 2026, atau hanya sekitar 14 hari sebelum memasuki tahap gladi.

Namun, keterbatasan waktu tersebut diyakini tidak menjadi hambatan.

“Hanya 14 hari latihan sebenarnya itu menjadi tantangan, bukan hambatan bagi kami tim pelatih. Kami berunding bagaimana caranya mendidik adik-adik ini agar sukses mengibarkan bendera nanti,” tegas Wahyu.

Proses latihan sendiri mendapat dukungan tim gabungan dari unsur TNI dan Polri. Personel dari Kodim, Lanal, dan Polres Kutim terlibat langsung dalam membentuk kedisiplinan serta kekompakan pasukan. Tim medis juga disiagakan untuk mendampingi selama latihan berlangsung.

Kamis menjadi hari terakhir latihan rutin sebelum para calon Paskibraka memasuki tahapan gladi. Tahapan tersebut akan menjadi simulasi penting untuk melihat kesiapan seluruh personel dan rangkaian upacara sebelum hari pelaksanaan.

“Ini adalah hari terakhir terkait pelatihan itu, karena besok sudah melaksanakan gladi,” ungkapnya.

Wahyu berharap seluruh anggota Paskibraka tetap dalam kondisi sehat hingga hari pelaksanaan tugas. Ia juga meminta dukungan masyarakat Kutim agar 36 pelajar terpilih tersebut dapat menjalankan tugas tanpa kendala.

“Mohon doanya kepada orang tua para Paskibraka, seluruh masyarakat, dan instansi yang terlibat. Mudah-mudahan adik-adik kita bisa melaksanakan tugas dengan baik, tidak ada kendala, dan bisa sukses,” pungkasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini