Senin, 3 Agustus 2026

Sambut Indonesia Emas dan IKN, Disdikbud Kutim Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Inovasi Digital

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengapresiasi kolaborasi lintas perguruan tinggi yang digagas mahasiswa dalam perhelatan Aksara Fest 2026. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, membuka langsung kegiatan tersebut mewakili Bupati Ardiansyah Sulaimandi, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Senin (27/7/2026).

Mulyono menyampaikan bahwa Kutai Timur memiliki posisi yang sangat strategis sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Oleh karena itu, penguasaan literasi digital bagi generasi muda menjadi harga mati.

Ia berpesan agar para mahasiswa tidak sekadar menjadi konsumen atau pengguna teknologi belaka, tetapi mampu melahirkan inovasi yang memberikan dampak bagi daerah.

“Kita harus menyiapkan SDM agar mampu bersaing menuju Indonesia Emas. Mahasiswa harus bisa melihat perkembangan teknologi sebagai peluang untuk menghasilkan inovasi nyata bagi Kutai Timur,” ujar Mulyono.

Perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi sorotan utama dalam gelaran Aksara Fest 2026 yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Syariah STAI Sangatta (STAIS) .

Mengusung tema “Membangun Mahasiswa Adaptif melalui Kolaborasi, Kreativitas dan Inovasi Digital”, ajang ini membekali mahasiswa lintas kampus (STAIS, STIE, dan STIPER) dengan pemahaman pemanfaatan AI serta pembuatan karya kreatif digital secara bijak.

Penanggung jawab kegiatan, Bella Putri Agustina, menegaskan bahwa kehadiran AI harus disikapi secara kritis oleh kaum intelektual muda.

“AI dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan mahasiswa, tetapi bukan sebagai pengganti pemikiran kita. Teknologi harus digunakan sebagai alat bantu untuk mengembangkan gagasan dan menghasilkan karya yang lebih baik,” tegas Bella.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini