Sabtu, 1 Agustus 2026

Cermin Persatuan Kutim, Bupati Ardiansyah Ingatkan Pesan Kerukunan di Gazebo Magetan

SANGATTA – Peringatan untuk terus merawat persatuan di tengah keberagaman etnis ditegaskan oleh Bupati Kutai Timur (Kutim), H. Ardiansyah Sulaiman. Hal itu disampaikannya saat menghadiri syukuran Sekretariat Paguyuban Keluarga Magetan Cabang Kutim di Jalan Kaswari Munthe, Desa Swarga Bara, beberapa waktu lalu.

Di hadapan ratusan warga perantauan Magetan, Bupati Ardiansyah mengingatkan bahwa kemajemukan Kutim adalah modal sosial yang sangat berharga. Namun, perpecahan dapat mengintai jika perbedaan tidak dikelola dengan bijak.

Bupati bahkan mengambil pelajaran sejarah dari bubarnya Uni Soviet dan perpecahan Yugoslavia akibat konflik antaretnis dan budaya.

“Kita tidak ingin hal seperti itu terjadi di daerah kita. Keberagaman masyarakat di Kutai Timur adalah anugerah. Jangan jadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan, tetapi jadikan kekuatan untuk membangun daerah bersama-sama,” tegas Bupati Ardiansyah.

Ketua Paguyuban Keluarga Magetan Cabang Kutim, Sarkun, mengungkapkan bahwa gazebo ini dirancang tidak hanya sebagai sekretariat organisasi, tetapi juga posko kemanusiaan.

Selain pengajian rutin, paguyuban menyiapkan program santunan anak yatim, bantuan ke pondok pesantren, hingga penggalangan dana cepat untuk anggota yang sakit atau berduka.

“Harapan kami tempat ini menjadi rumah bersama. Jika ada warga Magetan yang sakit atau tertimpa musibah, dari tempat inilah kami cepat berkoordinasi. Kami ingin tidak ada perantau yang merasa sendirian saat menghadapi kesulitan di Kutim,” terang Sarkun.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini