Rantau Pulung Cup 2026 Jadi Panggung Bibit Atlet Muda Kutim, Tiga Cabor Dipertandingkan
RANTAU PULUNG – Lapangan sepak bola Desa Mukti Jaya, Kecamatan Rantau Pulung, Kutai Timur (Kutim), kembali bergemuruh. Bukan sekadar memperebutkan gelar juara, Rantau Pulung Cup 2026 menjadi panggung bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya talenta baru.
Turnamen yang dibuka Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Selasa (18/8/2026), tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Tiga cabang olahraga dipertandingkan, yakni sepak bola, bola voli dan sepak takraw. Total peserta mencapai 32 tim, terdiri dari tujuh tim sepak bola, sembilan tim voli dan 16 tim sepak takraw.
Ardiansyah menilai kompetisi di tingkat kecamatan dan desa memiliki peran penting dalam membangun budaya olahraga sekaligus menjadi jalur awal pembinaan atlet.
“Olahraga itu adalah salah satu pertemuan yang luar biasa yang menjunjung tinggi sportivitas,” kata Ardiansyah.
Ia berharap turnamen semacam ini mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang kelak memperkuat Kutim di level lebih tinggi, termasuk Persikutim yang saat ini berkompetisi di Liga 3.
“Mudah-mudahan lahir atlet-atlet yang luar biasa,” harapnya.
Menurutnya, pembinaan olahraga di daerah juga mulai menunjukkan hasil. Ia mencontohkan prestasi atlet Kutim dalam lomba lari 81 kilometer di Jakarta. Dari 14 atlet yang dikirim, tiga di antaranya berhasil meraih juara dan Kutim keluar sebagai juara umum.
Ketua Panitia Rantau Pulung Cup 2026, Muhammad Mansyur Sidik, mengatakan turnamen ini tidak hanya mengejar prestasi. Ajang tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memberikan ruang bagi pemuda menyalurkan bakat.
Rantau Pulung Cup dijadwalkan berlangsung hingga 30 Agustus 2026. Dari lapangan desa, para peserta diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membuka jalan menuju panggung olahraga yang lebih besar.
![]()

Tinggalkan Balasan