
Lokal Sepi Minat di Sektor Sawit, Distransnaker Kutim Ungkap Penyebab Dominasi Pekerja Luar Daerah
SANGATTA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membeberkan dinamika penyerapan Tenaga Kerja Lokal (TKL) di wilayahnya. Minimnya minat pencari kerja lokal untuk mengisi posisi lapangan di sektor perkebunan kelapa sawit membuat pihak perusahaan terpaksa mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah.
Kepala Distransnaker Kutim, Sulisman, mengungkapkan bahwa kecenderungan masyarakat lokal yang lebih memilih bekerja di industri pertambangan karena tolok ukur pendapatan menjadi pemicu utama. Padahal, saat ini sektor tambang sedang mengalami efisiensi pembukaan lowongan akibat penyesuaian kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
Kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan pasar kerja daerah, di mana peluang di sektor perkebunan terbuka lebar namun sepi peminat lokal.
“Masyarakat kita mayoritas memilih bekerja di tambang. Padahal sektor tambang saat ini dibatasi kebijakan RKAB, sementara sektor perkebunan sawit sebenarnya memiliki peluang besar yang belum dimaksimalkan pencari kerja lokal,” jelas Sulisman.
Pemkab Kutai Timur terus mengupayakan agar keberadaan industri daerah berdampak nyata bagi kesejahteraan warga lokal. Distransnaker Kutim mengingatkan pentingnya implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Penyerapan Tenaga Kerja Lokal.
Kadis transnaker Kutim Sulisman mengimbau para pencari kerja lokal untuk memperluas orientasi karir dan tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan. Guna mendukung hal tersebut, Pemkab Kutim memperkuat program pelatihan kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) agar kapasitas SDM lokal siap diserap oleh industri perkebunan maupun sektor non-tambang lainnya.
Langkah ini diharapkan mampu menghapus ketergantungan perusahaan terhadap tenaga kerja luar daerah.
“Semua sektor memiliki peluang yang baik. Melalui pelatihan di BLK, kami siapkan kompetensi tenaga kerja lokal agar siap mengisi peluang kerja di perkebunan maupun sektor lainnya secara profesional,” tegas Sulisman.
![]()


Tinggalkan Balasan