Rabu, 5 Agustus 2026

Bebas Beban Biaya Genset, Listrik 24 Jam Buka Peluang Usaha Rumah Tangga Warga Desa Senambah

MUARA BENGKAL – Kebahagiaan dan rasa haru mewarnai perayaan HUT ke-76 Desa Senambah yang dirangkai dengan syukuran mengalirnya listrik PLN 24 jam di Desa Senambah dan Desa Mulupan, Rabu (29/7/2026).

Hadirnya pasokan listrik penuh kini menjadi angin segar bagi perekonomian warga yang selama berpuluh-puluh tahun bergantung pada mesin genset bersumber daya mahal. Warga Senambah, Syamsuri, membeberkan bahwa listrik PLN sangat meringankan pengeluaran keluarga sekaligus memicu tumbuhnya usaha kecil.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang hadir langsung di lokasi acara mengimbau warga memanfaatkan ketersediaan energi ini untuk kegiatan produktif seperti usaha olahan makanan dan es batu guna meningkatkan pendapatan rumah tangga.

“Sekarang kami jauh lebih irit. Semuanya jadi mudah, kita bisa buat es batu untuk dijual, anak-anak belajar malam hari dengan nyaman, serta bisa pakai kulkas dan AC,” tutur Syamsuri penuh syukur.

Masuknya aliran listrik PLN 24 jam di Desa Senambah dan Desa Mulupan tidak sekadar menghadirkan penerangan, melainkan memberikan kemerdekaan finansial dan sosial bagi masyarakat setempat.

Ketua RT 03 Desa Senambah, Aidil, mengenang masa-masa sulit sebelum PLN masuk, di mana warga harus merogoh kocek hingga Rp400 ribu per bulan hanya untuk listrik genset selama 4 jam (pukul 18.00–22.00 WITA).

Bahkan, warga terpaksa melakukan patungan darurat apabila ada kejadian duka di tengah malam agar penerangan desa bisa bertahan hingga pagi hari.

“Dulu kalau ada warga yang meninggal dunia, kami harus iuran tambahan Rp20 ribu supaya genset desa bisa dihidupkan sampai pagi. Sekarang dengan adanya PLN 24 jam, kami benar-benar merasa merdeka,” ungkap Aidil.

Menanggapi perubahan positif tersebut, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang hadir langsung di lokasi acara mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan hadirnya energi listrik ini secara produktif.

Bupati berharap ketersediaan listrik 24 jam dapat memicu tumbuhnya usaha mikro dan ekonomi kerakyatan berbasis rumah tangga di desa. Tak lupa, ia juga mengingatkan warga untuk tetap memperhatikan keamanan instalasi kelistrikan di rumah masing-masing agar terhindar dari bahaya korsleting.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini