
Menyingkap Pesona Goa Mengkuris, Surga Karst Purba Penjaga Geopark Sangkulirang-Mangkalihat
KARANGAN – Tersembunyi di balik lebatnya bentang alam Desa Batu Lepoq, Kecamatan Karangan, Goa Mengkuris berdiri sebagai salah satu mahakarya geologi paling memukau di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Goa purba ini menjadi salah satu geosite esensial yang memperkuat pesona kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.
Memasuki lorong Goa Mengkuris, pengunjung langsung disuguhkan deretan stalaktit dan stalagmit raksasa yang terbentuk dari proses pengendapan batuan kapur selama jutaan tahun. Ornamen alami yang eksotis ini berpadu harmonis dengan ekosistem khas karst yang masih sangat asri.
Lebih dari sekadar objek foto, kawasan ini menyimpan nilai keilmuan dan sejarah bumi yang berharga untuk riset ilmiah serta edukasi.
“Keberhasilan pengembangan geopark tidak hanya ditentukan oleh keindahannya, tetapi juga oleh kepedulian seluruh pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Mahriadi.

Langkah Kabupaten Kutai Timur membawa kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat menjadi Geopark Nasional semakin mantap. Goa Mengkuris yang berada di Kecamatan Karangan sukses dijadikan salah satu titik penting dalam rangkaian uji coba jalur verifikasi lapangan oleh tim ahli.
Situs geologi ini dinilai memenuhi seluruh kriteria penting warisan alam, mulai dari konservasi bentang alam, potensi edukasi, hingga pemberdayaan pariwisata berbasis masyarakat.
Kadispar Kutim, Mahriadi, menegaskan bahwa status Geopark Nasional yang diperjuangkan bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum dan konservasi yang lebih kuat bagi situs-situs purba di Kutim.
“Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, kami optimistis Geopark Sangkulirang-Mangkalihat segera meraih pengakuan nasional. Ini modal besar untuk mendongkrak ekonomi daerah tanpa merusak alam,” tegas Mahriadi.
![]()


Tinggalkan Balasan