
Tahun Depan MYC Kembali Dilaksanakan, Pilih Kontraktor Yang Bertanggung Jawab
Infokaltim.com, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pelaksanaan proyek Multi Years Contract (MYC) dilakukan secara bertahap agar program prioritas dan pembangunan infrastruktur bisa berjalan seiring.
Dalam arahannya, Ardiansyah menekankan bahwa proses pengadaan kontraktor sepenuhnya berada di bawah Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) untuk menjaga transparansi dan kualitas seleksi.
“BPBJ harus menjaga kualitas seleksi. Jangan ada lagi masalah seperti yang pernah terjadi di proyek-proyek sebelumnya,” tegas Ardiansyah.
Nada bicara Bupati berubah lebih serius ketika menyinggung kontraktor. Ia mengingat sejumlah proyek sebelumnya yang molor bertahun-tahun dan menimbulkan keluhan warga.
“Kami ingin kontraktor yang bertanggung jawab. Jangan ada lagi yang menunda pekerjaan,” ujarnya, seakan memberi peringatan tegas kepada pihak yang terlibat.
Tahun ini, MYC fokus pada pembangunan akses ke daerah terpencil. Jalan alternatif dan jalur penghubung akan menjadi denyut baru bagi warga yang selama ini kesulitan transportasi.
Bagi masyarakat, proyek ini bukan sekadar beton. Jalan baru berarti akses sekolah lebih mudah, perjalanan ke puskesmas lebih cepat, dan peluang ekonomi meningkat karena keterhubungan wilayah membaik.
Pemkab Kutim akan melakukan tinjauan lapangan secara rutin untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Ardiansyah menyebut pengawasan ini sebagai “denyut nadi kedua” MYC, agar pembangunan benar-benar memberi manfaat nyata di lapangan.
“Dengan pendekatan bertahap, pembangunan infrastruktur dan program prioritas bisa berjalan bersamaan, tidak saling mengorbankan,” jelasnya.
Di sore hari, halaman kantor bupati tetap sibuk dengan warga yang mengurus layanan publik. Pesan Ardiansyah pun jelas: pembangunan tidak boleh menghentikan pelayanan, dan pelayanan tidak boleh menghambat pembangunan.
(ADV)
![]()


Tinggalkan Balasan