Jumat, 28 Agustus 2026

Pemkab Kutim Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Beasiswa Pelajar SMA/SMK

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan anggaran Rp2,5 miliar untuk program Beasiswa Stimulan Siswa Tahun 2026. Program tersebut menyasar 1.000 pelajar jenjang SMA, SMK, Madrasah Aliyah (MA), hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) di 18 kecamatan se-Kutim.

Setiap siswa yang terpilih akan menerima bantuan pendidikan sebesar Rp2,5 juta. Program itu disosialisasikan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri kepala sekolah dan perwakilan sekolah se-Kabupaten Kutim. Sosialisasi dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Kepala Bagian Kesra Setkab Kutim Norhadi mengatakan, sebanyak 63 sekolah telah terdaftar dalam program beasiswa tersebut. Sekolah itu terdiri atas 26 SMA, 25 SMK, sembilan MA dan tiga SLB, baik negeri maupun swasta.

“Bantuan senilai Rp2,5 juta per siswa ini kami harapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memicu semangat belajar para siswa,” ujar Norhadi.

Menurutnya, beasiswa tersebut tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Kutim.

Sekolah Diminta Kawal Pendataan

Dalam sosialisasi itu, perwakilan Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur Irfan Guntur turut memaparkan mekanisme pendaftaran dan persyaratan bagi calon penerima beasiswa.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah validitas data siswa. Pihak sekolah diminta aktif mendampingi proses pengusulan agar penerima yang diajukan benar-benar memenuhi persyaratan.

“Kami minta pihak sekolah aktif mendampingi para siswanya dalam proses pengusulan agar data yang masuk benar-benar valid,” kata Irfan.

Pemkab Kutim berharap program beasiswa senilai Rp2,5 miliar tersebut dapat tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran. Dengan dukungan pihak sekolah dalam proses pendataan dan pengusulan, bantuan pendidikan ini diharapkan mampu menjangkau pelajar yang membutuhkan sekaligus mendorong mereka untuk terus berprestasi.

Program Beasiswa Stimulan Siswa Kutim 2026 pun menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memperluas akses dukungan pendidikan, terutama bagi pelajar SMA sederajat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kutai Timur.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini