Kamis, 20 Agustus 2026

Garda Depan Penegakan Aturan: Satpol PP Kutim Siap Amankan Penertiban Lokasi Berisiko HIV/AIDS

SANGATTA — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung aksi penertiban dan pengawasan tempat-tempat usaha yang disinyalir menjadi lokus aktivitas berisiko tinggi penularan HIV/AIDS. Langkah tegas ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang dipimpin Pemkab Kutim dan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kutim pada Senin (10/8/2026).

Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, menegaskan bahwa personelnya berada di garda terdepan untuk mengeksekusi pengawasan dan penertiban sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Yang jelas kami mendukung gerakan ini agar Kutai Timur bebas dari HIV maupun AIDS,” ujar Fata Hidayat usai mengikuti rakor di Ruang Arau Kantor Bupati Kutim.

Menghadapi dinamika di lapangan di mana razia tidak selalu berbuah penangkapan langsung karena kebocoran informasi atau perubahan pola aktivitas Satpol PP Kutim menerapkan pendekatan ganda:

  • Tindakan Represif (Patroli & Razia): Menerjunkan personel secara berkala di titik-titik rawan, Tempat Hiburan Malam (THM), serta penginapan yang diduga menyelenggarakan praktik prostitusi.

  • Tindakan Persuasif & Edukatif: Memberikan imbauan serta teguran tertulis yang tegas kepada pemilik usaha agar tidak menyalahgunakan izin operasional dan tetap mematuhi norma sosial di Kutai Timur.

Mengenai pendataan medis Orang dengan HIV (ODHIV), Fata menjelaskan bahwa data rinci dan pemetaan risiko berada di bawah kendali penuh KPAD serta Dinas Kesehatan Kutim. Satpol PP berfokus penuh pada fungsi eksekusi, pengawasan operasional tempat usaha, dan penegakan Perda.

Melalui penguatan sinergi lintas Perangkat Daerah ini, Pemkab Kutim memastikan pengawasan terhadap lokasi-lokasi berisiko dilakukan secara terarah, berkesinambungan, dan humanis demi melindungi kesehatan masyarakat luas.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini