Sabtu, 25 April 2026

Starlink Gratis Internet Gratis Sekolah di Kutim, Status Aset Masih Menggantung Milik di Diskominfo

Infokaltim.com, Sangatta – Jaringan internet Starlink yang kini menjadi tumpuan konektivitas sekolah-sekolah di daerah terpencil Kutai Timur ternyata masih sepenuhnya tercatat sebagai aset Dinas Kominfo Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim. Meski ratusan sekolah telah menikmati internet cepat berbasis satelit ini, perpindahan kepemilikan perangkat ke sekolah belum bisa dilakukan.

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperluas jangkauan Starlink. Penambahan 36 unit dalam APBD Perubahan 2025 membuat total perangkat yang beroperasi di sekolah mencapai 227 unit. Namun semua perangkat tersebut tercatat sebagai aset Diskominfo.

“Beberapa sekolah sudah bertanya apakah perangkat bisa menjadi aset sekolah. Tapi untuk saat ini, semuanya masih atas nama Diskominfo,” ujar Ronny.

Diskominfo saat ini tengah mencari dasar hukum agar Starlink dapat dihibahkan ke sekolah. Prosesnya memerlukan konsultasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk memastikan pengalihan aset tidak menabrak aturan.

“Kami masih koordinasi dengan Disdikbud. Selama belum ada regulasi, Starlink tetap menjadi aset Diskominfo,” jelas Ronny.

Meski status aset belum dipindahkan, manfaatnya bagi pendidikan sudah terasa. Kuota internet untuk sekolah bahkan telah dinaikkan menjadi 2 terabyte (TB), memberi keleluasaan bagi siswa dan guru dalam mengakses pembelajaran digital.

Ronny menegaskan bahwa program internet gratis melalui Starlink merupakan salah satu prioritas Bupati Kutim dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di wilayah yang sebelumnya sulit terjangkau jaringan.

“Ini bentuk perhatian kita terhadap pendidikan. Dan ini merupakan program unggulan Bupati,” tutupnya.

Dengan perluasan jaringan dan langkah regulasi yang sedang disiapkan, Pemkab Kutim menargetkan layanan internet gratis ini semakin merata, terkelola baik, dan menjadi tulang punggung pembelajaran di era digital. (ADV)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini