
APBD Kutim Turun, Namun Rp250 Juta per RT Tetap Aman
Infokaltim.com, Sangatta – Di tengah turunnya proyeksi APBD Kutai Timur tahun 2026, satu program tak tersentuh pemangkasan: bantuan Rp250 juta per RT. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman memastikan bahwa janji politik tersebut tetap berjalan penuh tanpa pengurangan sedikit pun.
“Bantuan Rp250 juta tidak berkurang di tahun depan,” tegas Ardiansyah.
Keputusan ini menegaskan bahwa pemerintah daerah memilih mempertahankan program yang langsung menyentuh masyarakat, meskipun kondisi fiskal daerah sedang menurun. Sebagai catatan, bantuan RT sebelumnya hanya Rp50 juta, namun pada masa kepemimpinan Ardiansyah, besarannya melonjak menjadi Rp250 juta, tertinggi di Kalimantan Timur.
Program bantuan ini diatur dalam Perbup Kutai Timur Nomor 13 Tahun 2025 tentang pemberian bantuan keuangan khusus desa. Mekanismenya, dana disalurkan melalui pemerintah desa, kemudian RT mengusulkan program prioritas sesuai kebutuhan warganya.
Ardiansyah menekankan bahwa fokus utama program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan penurunan kemiskinan, peningkatan pendapatan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar yang selama ini tak terfasilitasi lewat program lain. Termasuk di dalamnya pengadaan peralatan produktif, pelatihan keterampilan, dan dukungan untuk keluarga rentan.
Selain itu, dana RT juga diarahkan untuk mendukung penurunan angka stunting dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Ardiansyah ingin memastikan setiap rupiah yang keluar membawa manfaat yang benar-benar terasa.
“Meski APBD Kutim menurun, kami ingin masyarakat tetap merasakan manfaat langsung dari anggaran daerah,” ujarnya.
Pemerintah berharap program ini menjadi salah satu motor utama pembangunan berbasis komunitas, di mana RT memiliki keleluasaan merancang solusi sesuai karakter wilayah masing-masing.
Dengan tetap digelontorkannya Rp250 juta per RT, Pemkab Kutim ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti hanya karena angka APBD turun—justru harus semakin tepat sasaran, efektif, dan berpihak pada warga di lapisan paling bawah.
(ADV)
![]()


Tinggalkan Balasan