
ADM Disdukcapil Kutim Jadi Loket Tanpa Petugas
Infokaltim.com, Sangatta – Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan administrasi kependudukan, Disdukcapil Kutai Timur mulai mengubah pola pelayanan dengan menghadirkan empat unit Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang kini beroperasi di beberapa kecamatan. Inovasi ini menghadirkan cara baru bagi warga untuk mengurus dokumen kependudukan tanpa harus mengantre di kantor Disdukcapil Sangatta.
Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, menyebut keberadaan ADM menjadi “loket tanpa petugas” yang mampu memangkas waktu tunggu dan jarak tempuh masyarakat. “Mesin ADM kami sebar di kecamatan yang kebutuhan layanannya tinggi, supaya masyarakat tidak harus datang ke Sangatta setiap kali butuh dokumen,” jelasnya.
Menurut Jumeah, penyebaran ADM dilakukan berdasarkan kajian kebutuhan layanan di lapangan. Wilayah dengan mobilitas penduduk yang tinggi mendapatkan prioritas. “Tujuan utamanya satu: mendekatkan layanan,” ujarnya.
Terkait peluang penambahan mesin ADM baru, Jumeah menegaskan bahwa hal tersebut bukan keputusan internal Disdukcapil, melainkan kewenangan Pemerintah Kabupaten Kutim. “Kalau ada anggaran atau bantuan, tentu bisa ditambah. Tapi tanpa alokasi anggaran, kami tidak bisa memaksakan pengadaan,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa pertanyaan publik mengenai usulan ADM sebenarnya wajar, namun mekanismenya tidak sesederhana permintaan teknis. Pengadaan peralatan seperti ADM mengikuti prioritas pembangunan daerah yang ditetapkan kepala daerah. “Program prioritas Bupati itu banyak, sekitar 50 program yang dijalankan sampai tingkat desa. ADM termasuk yang dipertimbangkan di dalamnya,” tambah Jumeah.
Inovasi ADM ini bukan sekadar menghadirkan mesin cetak dokumen, tetapi simbol percepatan pelayanan publik di Kutai Timur. Masyarakat kini dapat mendapatkan layanan kependudukan secara mandiri, lebih cepat, dan lebih dekat dari sebelumnya—tanda bahwa digitalisasi layanan di Kutim terus bergerak ke arah yang lebih matang.
![]()


Tinggalkan Balasan