
Gebyar dan Reward Pajak Kutim 2025, Bupati Sampaikan Pentingnya Gali Potensi PAD Walet
SANGATTA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Gebyar dan Reward Pajak Kutim 2025. Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada para wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kutim.
Kegiatan berlangsung di Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi dan dihadiri para pejabat daerah, termasuk Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi.
Kepala Bapenda Kutim, Syafur, mengatakan, penghargaan diberikan kepada 100 wajib pajak yang konsisten melaporkan dan membayar pajak daerah tepat waktu melalui sistem online. Bapenda juga mengundi 75 hadiah Gebyar secara digital sebagai bentuk motivasi tambahan bagi masyarakat.
Bupati Ardiansyah dalam sambutannya menyampaikan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan faktor penting bagi pembangunan berkelanjutan. Ia mengapresiasi kontribusi para wajib pajak dan meminta Bapenda terus memperluas cakupan penggalian potensi pajak hingga wilayah pedesaan.
Bupati juga mengatakan pentingnya optimalisasi potensi komoditas sarang burung walet. Menurutnya, Kutim memiliki banyak sentra walet yang mampu memberikan kontribusi signifikan jika dikelola dengan sistematis dan diikuti tingkat kepatuhan pajak yang baik.
“Sarang burung walet banyak terdapat di Kutim. Jika dikelola dengan baik, serta didukung kesadaran wajib pajak yang tinggi, ini bisa menjadi salah satu sumber PAD yang sangat menjanjikan,” ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan pemanfaatan teknologi akan terus diperkuat untuk mendukung kemandirian fiskal daerah. Gebyar dan Reward Pajak 2025 disebut menjadi momentum memperkokoh budaya taat pajak dan memaksimalkan potensi ekonomi lokal, sejalan dengan visi mewujudkan Kutim yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing. (ADV/ProkopimKutim/IK)
![]()


Tinggalkan Balasan