Minggu, 17 Mei 2026

Ribuan Anak Ikuti Manasik Haji Akbar, Bupati Kutim Tekankan Edukasi Keagamaan Sejak Dini

SANGATTA – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Al-Faruq saat ribuan anak PAUD, TK, RA, dan SPS mengikuti Manasik Haji Akbar se-Sangatta Utara dan Selatan. Kegiatan bertema “Dengan Manasik Haji Kita Tanam Karakter dan Nilai-nilai Islami Sejak Dini” itu dibuka Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, bersama Bunda PAUD Kutim Siti Robiah Ardiansyah dan Kepala Disdikbud Mulyono.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya mengenalkan ibadah haji sejak usia dini sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pemahaman agama. Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi pembelajaran bagi orang tua dan guru.

“Pengenalan lebih dini kepada anak-anak kita ini sesungguhnya juga edukasi untuk kita semua, para orang tua dan guru, terkait pentingnya ibadah haji,” ujarnya.

Bupati memberikan apresiasi kepada IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia) Kutim yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia berharap materi manasik yang diterima anak-anak dapat menjadi bekal spiritual ketika mereka beranjak dewasa.

Selain itu, Bupati Ardiansyah juga kembali mencanangkan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Program ini memberikan akses pendidikan gratis bagi seluruh anak Kutim mulai PAUD hingga SMA, termasuk penyediaan seragam, buku, dan sepatu.

Menurutnya, orang tua wajib menyekolahkan anaknya, dan pemerintah siap memverifikasi apabila ditemukan anak usia PAUD yang tidak bersekolah. Ia menambahkan bahwa pemerintah telah memfasilitasi seluruh kebutuhan dasar sekolah, sehingga kesadaran orang tua menjadi faktor penting.

Dengan kebijakan pendidikan dan penguatan karakter seperti ini, Pemkab Kutim berharap generasi muda Kutim tumbuh dengan nilai religius, disiplin, dan siap menghadapi masa depan. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini