Sabtu, 16 Mei 2026

Kadis Baru DLH Kutim Ingin Bangun Kesadaran Sampah Bukan Urusan Pemerintah Saja

SANGATTA – Isu lingkungan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini memasuki babak baru dengan dilantiknya Aji Wijaya Effendi sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dalam pernyataan perdananya, ia menegaskan pentingnya kesadaran publik dan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ia menyebut, fokus awal DLH akan diarahkan pada pembenahan Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) serta penguatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah dan mengurangi sampah.

“Kami juga ingin memberi kesan kepada masyarakat untuk bertanggung jawab mengenai sampahnya. Jangan ke pemerintah semua. Sampahku, tanggungjawabku,” ujarnya di hadapan wartawan usai pelantikan.

Namun, Jaya, demikian ia biasa disapa, menyatakan pekerjaan besar justru bermula dari dalam instansinya. Sebelum melangkah lebih jauh, ia menegaskan bahwa pembenahan internal di DLH adalah prioritas. Struktur, kinerja, dan koordinasi lembaga perlu dirapikan agar program-program besar bisa dijalankan efektif.

“Kami ingin menata dari dalam dulu, sebelum bicara lebih jauh soal program besar,” ujarnya menambahkan.

Selain masyarakat, mantan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) ini, juga menyoroti peran dunia usaha dalam menjaga lingkungan. Kutim yang menjadi daerah industri besar, harus memastikan seluruh perusahaan patuh terhadap AMDAL.

“Semua perusahaan punya tanggung jawab mengenai lingkungan. Mereka punya tanggung jawab soal AMDAL. Kami juga akan evaluasi mengenai hal itu,” kata dia.

Bupati Kutim disebut memberi mandat agar DLH menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran ekologis dan tata kelola yang transparan. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini