Minggu, 26 April 2026

RSUD Kudungga Siap Tangani Kasus Saraf Kompleks Tanpa Harus Merujuk ke Luar Daerah

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini tak lagi harus merujuk pasien saraf berat ke luar daerah. RSUD Kudungga Sangatta resmi membuka babak baru layanan bedah saraf berstandar nasional. Ini dipastikan setelah Tim Dokter RSUD Kudungga berhasil melakukan operasi kompleks dengan pendampingan dua ahli nasional.

Program bertajuk Proctoring Bedah Saraf ini menggandeng dr. Assadullah, Sp.BS dari RS Mitra Keluarga Surabaya dan dr. Guna Hutomo, Sp.BS dari RS Universitas Airlangga. Mereka mendampingi dokter bedah saraf RSUD Kudungga dalam menangani enam pasien selama dua hari operasi intensif.

Direktur RSUD Kudungga, Muhammad Yusuf, menyebut capaian ini sebagai lompatan besar. Ia bilang, selama ini, kasus saraf berat harus dirujuk ke Samarinda atau Surabaya. “Tindakan-tindakan yang kami lakukan selama tiga hari ini merupakan capaian signifikan yang menunjukkan kesiapan sumber daya dan sarana bedah saraf kami,” tambahnya.

Kasus yang berhasil ditangani antara lain cedera pleksus brakialis dan HNP dengan teknik nerve transfer dan microscopic decompression. Yusuf mengatakan, ke depan operasi seperti ini bisa dilakukan rutin oleh tim RSUD Kudungga.

“Program ini diinisiasi oleh Komite Medik kami, dengan semangat peningkatan mutu profesi tenaga medis, khususnya dokter bedah saraf. Harapan kami, ke depan tindakan-tindakan seperti ini dapat dilaksanakan secara mandiri di RSUD Kudungga,” ujar Yusuf.

Keberhasilan ini menandai transformasi RSUD Kudungga menuju rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Timur. Kami ingin menjadi rumah sakit rujukan terkemuka dan terpercaya di Kalimantan Timur. Dan hari ini, kami membuktikan bahwa itu bukan sekadar visi,” pungkas Yusuf. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini