Minggu, 26 April 2026

Baznas Kaltim Sebut Kutim sebagai Teladan Pengelolaan Zakat Profesional dan Amanah

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dinilai berhasil mengelola zakat secara profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat. Dalam Rapat Koordinasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kalimantan Timur (Kaltim) yang berlangsung di Sangatta, Kutim disebut sebagai rujukan baru pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel.

Ketua Dewan Pengawas Baznas Kaltim, Mohammad Jauhar Efendi, menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan publik. “Kepercayaan publik adalah kunci. Tanpa itu, masyarakat tidak akan mau menyerahkan zakatnya. Maka, jaga dan tingkatkan terus kepercayaan ini,” ujarnya.

Selain profesional, sistem penyaluran zakat di Kutim dinilai efisien karena berbasis digital dan diawasi secara berlapis. Program bantuan bagi penerima manfaat juga dievaluasi rutin agar zakat yang disalurkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan umat. Ia menyebut Baznas Kutim layak menjadi teladan bagi daerah lain di Kaltim.

“Sistem penerimaan dan penyalurannya di sini sudah sangat baik, profesional. Jadi, kalau mau belajar, cukup ke Kutim,” tambahnya.

Ketua Baznas Kaltim, Ahmad Nabhan, menambahkan pentingnya penguatan manajemen berbasis teknologi. Ia menyatakan, kelemahan satu sistem IT, bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga secara keseluruhan.

Rakor yang mengusung tema Memperkuat Baznas di Kalimantan Timur dalam Mendukung Asta Cita, Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas dihadiri berbagai narasumber nasional. Forum ini menegaskan bahwa praktik pengelolaan zakat yang baik tak hanya ada di kota besar. Dari Sangatta, Kutim membuktikan bahwa amanah dan profesionalisme bisa melahirkan keadilan sosial yang nyata. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini