Sabtu, 25 April 2026

Pemkab Kutim Gandeng Dua Perusahaan untuk Bangun Jembatan Sementara di Bumi Rapak

KAUBUN – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggandeng dua perusahaan di wilayah tersebut untuk membangun jembatan sementara, pengganti Jembatan Tundano yang rusak parah di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun. Dua perusahaan tersebut adalah PT GAM dan PT Indexim.

Pembangunan ini diinisiasi setelah kondisi jembatan lama dinilai membahayakan warga. Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan, kerja sama lintas sektor ini menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama pembangunan daerah.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana kerja sama lintas sektor dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan proyek ini hingga tuntas,” kata Mahyunadi saat meninjau lokasi.

Jembatan sementara tersebut dibangun agar bisa dilalui kendaraan roda dua, dengan target penyelesaian maksimal satu bulan. Pembangunan permanen dijadwalkan tahun depan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Forkopimda, serta pihak kecamatan dan desa turut mendampingi peninjauan di lokasi.

Mahyunadi menambahkan, jembatan ini sangat penting, terutama bagi distribusi hasil pertanian dan akses ke sekolah. “Oleh karena itu, pembangunan jembatan sementara ini kami jadikan prioritas,” ungkapnya lagi.

Ia selanjutnya menunjuk Kepala Desa Bumi Rapak, sebagai koordinator lapangan. Kepala desa bertanggung jawab untuk memastikan kelancaran proyek di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Sementara itu, Camat Kaubun berperan sebagai narahubung utama antara warga dan pihak pemerintah serta perusahaan yang terlibat.

“Dengan adanya koordinasi yang baik antara semua pihak, kami berharap jembatan sementara ini dapat segera rampung dan memberikan solusi bagi warga,” ujar Camat Kaubun, Saprani. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini