Minggu, 26 April 2026

PLN Siap Masuk 13 Desa di Kutim, Perlu Dukungan Pemda untuk Buka Akses

SANGATTA – Rencana pembangunan jaringan listrik desa (Lisdes) di Kutai Timur (Kutim) memasuki fase penting setelah PLN resmi menerbitkan surat pemberitahuan yang tembusannya diterima oleh Bupati Kutim dan jajaran terkaitnya. Melalui surat yang ditandatangani Plh Manager UP2K Kaltim, Agus Rudianto, PLN menyatakan kesiapan memulai pengerjaan Lisdes di tiga belas desa terpencil.

Kabag SDA Setkab Kutim, Arief Nur Wahyuni, mengatakan surat tersebut menjadi dasar koordinasi antara PLN dan Pemkab Kutim agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan. “PLN memohon dukungan, terutama dalam percepatan akses menuju lokasi pekerjaan, serta penyelesaian persoalan sosial yang kerap muncul di lapangan,” ujar Arief.

Lokasi sasaran proyek terbagi di empat kecamatan. Di Kecamatan Batu Ampar terdapat Desa Beno Harapan, Mawai Indah, dan Mugi Rahayu. Di Bengalon, Desa Persiapan Tepian Raya dan Tepian Madani. Di Kecamatan Muara Bengkal terdapat dua desa, Mulupan dan Senambah. Sementara enam desa di Sangkulirang juga dipastikan masuk daftar penerima infrastruktur listrik perdesaan.

PLN dalam laporannya menyebutkan beberapa tantangan teknis yang perlu segera ditangani, termasuk kesulitan mobilisasi material karena terbatasnya infrastruktur jalan. Selain itu, masih ada penolakan sebagian masyarakat terhadap penebangan tanaman yang berada di jalur jaringan.

“Padahal jalur tersebut menjadi lintasan utama kabel dan tiang listrik,” terang Arif.

Pemerintah daerah diharapkan mengambil peran dalam mediasi dan edukasi agar pemahaman warga semakin baik. PLN sendiri menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen nasional memperluas akses energi hingga pelosok Nusantara. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini