Minggu, 26 April 2026

Bupati Kutim Dorong Sinergi Multi Pihak untuk Pembangunan Berkelanjutan

SANGATTA—Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di daerahnya. Penegasan itu ia sampaikan saat menerima audiensi Forum Multi Pihak Pembangunan Berkelanjutan (Formika) di ruang kerjanya, Senin (14/4/2025).

Pertemuan yang difasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim tersebut menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di luar pemerintah. Forum ini membahas capaian serta arah kerja Formika sebagai wadah kolaborasi untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Kutim.

“Formika harus menjadi penghubung aktif antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini penting agar pembangunan berjalan beriringan, tidak sektoral dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Ardiansyah.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kutim, Ripto Widargo, menuturkan bahwa audiensi ini menjadi momentum strategis memperkuat komunikasi lintas sektor.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Kutai Timur, Bapak Ardiansyah Sulaiman, atas waktunya menerima audiensi dari Formika. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk menyampaikan capaian program, sekaligus arah rencana kerja ke depan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Ripto usai audiensi.

Ia juga berharap, Formika sebagai forum yang melibatkan banyak pihak bisa semakin solid dan proaktif dalam mendukung program-program pembangunan Kutim yang berkelanjutan. “Dukungan lintas sektor sangat penting agar pembangunan tidak berjalan secara terpisah dan hasilnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana akrab dan ditutup dengan komitmen bersama antara Formika dan Pemerintah Kabupaten Kutim untuk memperkuat kolaborasi demi terwujudnya visi daerah “Kutai Timur HEBAT 2025”. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini