Minggu, 26 April 2026

Kutim Akan Produksi Air Kemasan Sendiri

Info Kaltim Info Kaltim
oplus_2

Infokaltim, Sangatta – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Tua Benua Kutai Timur (Perumdam TTB Kutim) yang merupakan perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Kutim bakal memproduksi air minum dalam kemasan tahun ini.

Rencana produksi air kemasan ditandai dengan di gelarnya ground breaking pembangunan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK), oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dengan disaksikan oleh Ketua DPRD Kutim Joni, Unsur Forkopimda Kutim di lingkungan kantor Perumdam TTB Kutim di Kantor, Jumat (31/5/2024).

Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi inovasi Perumdam TTB Kutim, dengan harapan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) lewat deviden dari keuntungan pendistribusian air minum ke masyarakat.

“Ini merupakan nilai inovasi luar biasa bagi Perumdam TTB Kutim untuk menambah pendapatannya, tapi saya wajib mengingat untuk bisa meningkatkan kapasitas pendistribusian harus lebih dari 80 persen agar keuntungan bisa sumbang ke PAD,” kata Ardiansyah kepada awak media usai kegiatan.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam PDAM Tirta Tuah Benua, Suparjan menerangkan air bersih IPA Kabo menjadi sumber air baku dalam produksi air kemasan.

Sebelum memutuskan air IPA Kabo menjadi sumber utama air kemasan, Perumdam PDAM Tirta Tuah Benua Kutim melakukan studi banding dibeberapa daerah dilanjutkan dengan kajian kelayakan penggunaan air IPA Kabo untuk di konsumsi langsung.

“Sebelumnya kami sudah melakukan pengujian beberapa tahap dan di jamin air kemasan layak dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Diterangkannya, air kemasan ini memiliki sistem pengelolaan tambahan setelah dialirkan dari IPA Kabo, sehingga penyaringan dan filter air lebih diperketat.

Bahkan pihaknya pun menyiapkan alternatif lain jika terkendala yakni pemanfaatan sumber air di Desa Sekrat.

“Kemungkinan akan ada mobil tengki untuk mobilisasi air,” terangnya.

Sementara itu, disinggung terkait target pasaran air kemasan, Suparjan mengatakan sementara waktu akan menjadi konsumsi internal yakni di kantor-kantor pemerintah daerah, sembari menunggu pengurusan izin BPOM.

Kendati demikian ada terdapat PR besar bagi Perumdam PDAM Tirta Tuah Benua Kutim yakni  nama merk produk yang belum ditentukan sehingga akan disayembarakan kepada masyarakat Kabupaten Kutim.

Suparjan menekankan desain logo dan nama produk utamakan muatan lokal dalam merek air dalam kemasan ini, dengan tujuan nama Kutai Timur dapat terangkat.

“Kami ingin memastikan bahwa produk ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memberikan kebanggaan bagi masyarakat Kutai Timur,” tutupnya.

Untuk diketahui, bangunan pabrik air minum kemasan bersumber dari anggaran Perumdam TTB Kutim senilai Rp 7 miliar oleh CV Citra Pandawa dengan waktu pengerjaan hingga September 2024 mendatang.

Kapasitas rencana produksi pabrik ini sebanyak 23.400 liter perhari dengan varian kemasan kemasan botol 330 ml dan gelas 240 ml, dengan kapasitas produksi mencapai 100 dus per hari.

 

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini