Sabtu, 22 Agustus 2026

Kejar Kabupaten Layak Anak, Disdikbud Kutim Dorong PAUD Jadi Sekolah Aman

 

SANGATTA – Upaya Kutai Timur (Kutim) mengejar predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dimulai dari lingkungan pendidikan anak usia dini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim mendorong satuan PAUD menjadi ruang belajar yang aman, sehat dan bebas kekerasan.

Langkah itu dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Pelangi Room Hotel Royal Victoria, Senin (10/8/2026) malam.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengatakan penerapan PAUD HI penting untuk memperkuat konsep Sekolah Ramah Anak (SRA) sekaligus mendukung pencapaian KLA.

PAUD HI sendiri mencakup pemenuhan kebutuhan anak sejak lahir hingga usia enam tahun secara menyeluruh. Pelaksanaannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar kebutuhan fisik, mental dan perlindungan anak dapat terpenuhi.

Kepala Seksi Kurikulum PAUD dan PNF Disdikbud Kutim, Chairani Agustina, mengatakan guru membutuhkan pemahaman praktis terkait perlindungan anak hingga deteksi dini, termasuk persoalan stunting.

“Diperlukan instrumen praktis terkait pelayanan perlindungan anak dan deteksi dini termasuk stunting. Karena itulah Disdikbud memandang bimtek ini sangat penting,” ujarnya.

Sementara Bunda PAUD Kutim Siti Robiah Ardiansyah menekankan pentingnya peran guru dan keluarga dalam membentuk pengalaman positif anak sejak dini.

Menurutnya, pola asuh dan lingkungan belajar yang baik dapat membantu anak tumbuh dengan rasa aman sekaligus membangun pandangan positif terhadap sekolah.

Mulyono berharap peserta tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi langsung menerapkan materi PAUD HI dan Sekolah Ramah Anak di satuan pendidikan masing-masing.

Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal PAUD dan PNF Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI untuk memperkuat pemahaman teknis para pendidik PAUD di Kutim.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini