
Sekolah Rujukan Google di Kutim Baru 35, Infrastruktur Jadi Gerbang Seleksi Alami
Infokaltim.com, Sangatta – Transformasi digital pendidikan di Kutai Timur perlahan bergerak, namun belum merata. Dari ratusan sekolah yang tersebar di 18 kecamatan, baru 35 sekolah yang resmi menyandang status sebagai Sekolah Rujukan Google—sebuah predikat yang membuka akses pada ekosistem pembelajaran digital kelas dunia.
Menariknya, hampir seluruh sekolah yang terpilih berada di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Alasannya sederhana namun krusial: internet.
“Infrastruktur dan jaringan di Sangatta sudah mendukung. Sekolah rujukan Google butuh kapasitas internet besar,” jelas Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono.
Ia mengakui bahwa teknologi digital memiliki “syarat masuk” yang tidak ringan. Sementara beberapa daerah pedalaman masih mengandalkan Starlink dengan kapasitas terbatas, sekolah rujukan Google memerlukan konektivitas yang jauh lebih kuat untuk mendukung berbagai aplikasi dan layanan dalam ekosistem Google for Education.
Meski demikian, Kutai Timur tidak ingin meninggalkan sekolah pedalaman di belakang.
“Kami sudah memasang starling di daerah terpencil. Tapi untuk program rujukan Google, infrastruktur harus benar-benar siap,” tegas Mulyono.
Disdikbud Kutim memiliki target jangka panjang: seluruh sekolah, tak peduli lokasi, harus bisa mengejar standar digital yang sama. Langkah awalnya sudah dimulai melalui program wifi gratis yang digarap bersama Diskominfo sejak 2024.
Program ini bukan hanya soal memasang jaringan. Tapi tentang membuka akses belajar, mempercepat administrasi, hingga mendorong budaya literasi digital sejak dini.
Mulyono optimis jumlah sekolah rujukan Google akan terus bertambah seiring membaiknya infrastruktur.
“Kami ingin semua sekolah di Kutim menikmati fasilitas pendidikan yang modern dan cepat,” ujarnya.
Di era ketika papan tulis digital dan penyimpanan awan menjadi ruang kelas baru, Kutai Timur masih berada di tengah perjalanan. Namun fondasinya sudah diletakkan: internet sebagai tiang utama masa depan pendidikan.
(ADV)
![]()


Tinggalkan Balasan