Sabtu, 25 April 2026

Disdikbud Kutim Minta Bantuan Pemerintah Pusat Bangun Gedung Museum

Pameran Dokumentasi Sejarah Berdirinya Kutim

Infokaltim.com, Sangatta – Di tengah gencarnya pembangunan fasilitas pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur diam-diam menyiapkan satu proyek yang sifatnya bukan hanya fisik, tetapi juga memori kolektif: gedung museum pertama yang benar-benar merekam jejak Kutim.

Direncanakan berdiri di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta, museum ini disusun dengan konsep yang sudah matang. Kepala Disdikbud, Mulyono, menegaskan bahwa seluruh dokumen penting mulai dari lahan, DED, hingga master plan telah selesai. “Kami sudah punya semuanya, tinggal menunggu eksekusi,” ujarnya.

Yang menarik, pembangunan museum ini tidak hanya mengandalkan APBD. Disdikbud Kutim melakukan manuver langsung ke pusat, membawa proposal lengkap ke kementerian dengan harapan mendapat dukungan anggaran. “Kami punya jaringan, jadi kami langsung temui kementerian,” kata Mulyono, menandai strategi jemput bola yang cukup jarang dilakukan.

Anggaran pembangunan disebut tidak fantastis—“hanya puluhan miliar”—namun dampaknya ditargetkan besar. Museum ini akan menata ulang narasi Kutai Timur, bukan sekadar memajang benda kuno, tetapi menghadirkan ruang belajar sejarah, budaya, geologi, hingga perkembangan industri daerah.

Isi museum nantinya dibuat bertingkat: mulai dari arkeologi Sangkulirang, goa dengan jejak tangan prasejarah ribuan tahun lalu, hingga sejarah pertambangan, perkebunan, pariwisata, dan etnografi masyarakat Kutim. Semua rangkaian kekayaan ini disatukan dalam sebuah konsep yang dinamai “Magic Land Kutai Timur”—gambaran bahwa Kutim bukan hanya kaya sumber daya, tetapi juga kisah.

Museum ini diharapkan menjadi ruang edukasi, wisata, hingga identitas budaya daerah. “Kami ingin tempat yang benar-benar layak untuk menampilkan wajah Kutim,” tegas Mulyono.

Jika rencana ini berjalan mulus, Kutai Timur tidak hanya membangun gedung baru, tetapi juga menyusun ingatan untuk generasi mendatang, memastikan setiap langkah hari ini terkoneksi dengan sejarah panjang daerah. (ADV)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini