Sabtu, 25 April 2026

Pemkab Kutim Dorong Potensi Selangkau dan Kaliorang Lewat Produk AMDK

SANGATTA – Sukses produk air minum dalam kemasan (AMDK), Sangattaqua, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah besar untuk mendorong lahirnya produk serupa dari desa-desa potensial. Dua desa yang disebut bupati adalah Selangkau dan Kaliorang.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan, konsep pengembangan ini tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. “Kami memiliki optimisme yang tinggi, dan desa-desa seperti Selangkau memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan produk air kemasan andalannya sendiri,” ungkap Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman

Selangkau dikenal dengan julukan “desa air”. Potensi sumber air jernih yang dimilikinya dinilai sebagai modal berharga untuk menciptakan produk AMDK khas desa. “Ini adalah anugerah sumber daya alam yang harus kita kelola dengan maksimal untuk kesejahteraan warganya,” tutur Ardiansyah.

Saat ini Pemkab Kutim, Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB), dan perangkat desa telah memulai koordinasi yang intensif. Fokusnya adalah kesiapan teknis, mulai dari penyediaan mesin hingga sistem distribusi yang memadai. Langkah ini sekaligus memastikan produk desa memenuhi standar kualitas pasar.

Selain Selangkau dan Kaliorang, Ardiansyah juga menyoroti potensi sumber air di Telaga Batu Arang yang bisa memperkuat pasokan air bersih di Sangatta Utara dan Selatan.“Kami diberkahi dengan banyak sumber air baku. Ini adalah kepercayaan diri kami untuk memajukan daerah, tidak hanya di pusat kabupaten, tetapi merata hingga ke pelosok,” tegasnya.

Pemkab berharap pengembangan AMDK lokal di tingkat desa mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan warga, dan memperkuat identitas ekonomi kerakyatan Kutim. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini