Sabtu, 25 April 2026

Intensifkan Kolaborasi Atasi Anak Tidak Sekolah, Kutim Perkuat Kapasitas Pendataan

SANGATTA – Meskipun mengalami penurunan, angka anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih tinggi di Kutim. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim  mencatat angka ATS di Kutim sebanyak 9.644. Sebelumnya, di kisaran 13 ribu ATS.

Menyikapi kondisi ini, Disdikbud Kutim memperkuat sinergi lintas sektor dengan memperkuat kapasitas operator pendataan melalui Pelatihan Teknis Peningkatan Kapasitas Operator Data Pendidikan, di Hotel Royal Victoria, Sangatta Utara.

Dalam kegiatan ini operator data sekolah dipertemukan dengan lembaga pendidikan nonformal, serta instansi terkait. Pelatihan diarahkan untuk mengoptimalkan pendataan, mulai penelusuran penyebab ATS hingga verifikasi data di lapangan.

Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah, mengatakan pentingnya akurasi data sebagai dasar intervensi pemerintah. “Anak-anak ini adalah penerus kita. Karena itu, data harus benar-benar akurat agar mereka bisa kembali masuk ke program Cap Jempol dan PKBM di kecamatan maupun desa,” ujarnya.

Ia mendorong Disdukcapil, Kemenag, Bappeda, DPMDes, hingga TP PKK untuk bergerak bersama. Menurutnya, mobilitas keluarga, perpindahan domisili, dan perubahan pekerjaan orang tua kerap membuat data ATS tidak terbarui sehingga perlu pembaruan rutin setiap tahun.

Penurunan angka ATS belakangan terjadi setelah proses verifikasi dan validasi sejak awal tahun berjalan.

Plt Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, menambahkan pentingnya peran operator Dapodik. “Operator SD dan SMP punya peran penting dalam memverifikasi data siswa yang drop out atau tidak melanjutkan sekolah. Setelah pelatihan ini, mereka akan langsung turun ke sekolah binaan,” jelasnya.

Heri menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan bagian dari gerakan sosial dan moral. Untuk memastikan tidak ada anak di Kutim yang kehilangan kesempatan belajar. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini