Minggu, 26 April 2026

APSAI dan Pemkab Kutim Ajak Remaja Pahami Risiko Pernikahan Dini

SANGATTA – Dalam semangat memperingati Hari Anak Nasional, Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kutim bersama Yayasan Senyum dan Harapan (YSH) menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar seminar bertajuk “Menikah di Waktu yang Indah”.

Kegiatan ini menjadi ajang edukatif bagi remaja agar memahami pentingnya kesiapan mental, sosial, dan ekonomi sebelum menikah. Praktisi gizi keluarga dari Yogyakarta, Deri Rizky Anggarani, hadir sebagai narasumber utama dengan paparan tentang dampak negatif pernikahan di usia muda.

Kepala DPPPA Kutim Idham Chalid, mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman, menyebut seminar ini bukti nyata sinergi antara pemerintah dan stakeholder dalam membangun Kabupaten Layak Anak.

“Ini adalah bukti sinergi pemerintah dengan pihak terkait, dalam hal ini APSAI, berkolaborasi bersama agar anak-anak kita bisa tumbuh dengan baik. Kita fasilitasi mereka lewat seminar, dan ini menegaskan kembali bahwa Kutai Timur adalah Kabupaten Layak Anak,” ujar Idham.

Sementara itu, Ketua APSAI Kutim Nanang Supriyadi menegaskan bahwa dunia usaha berkomitmen aktif mendukung pembinaan generasi muda. “Harapan kami, dunia usaha ke depan semakin bersinergi dengan pemerintah dalam menghadirkan Kabupaten Layak Anak,” ucapnya.

Nanang menyadari, kegiatan ini baru langkah awal. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan serupa guna mendukung keberlanjutan program generasi emas Kutim,” tambahnya.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari berbagai instansi dan perusahaan mitra seperti KPC, Pamapersada, Perumdam Tirta Tuah Benua, Bank Kutim, dan PT DSN. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini