Minggu, 26 April 2026

Bupati Ardiansyah: Fatayat Harus Jadi Lokomotif Ekonomi Umat dan Sosial Daerah

SANGATTA – Gedung Wanita Bukit Pelangi, Sangatta, dipenuhi lantunan salawat badar saat Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kutai Timur (Kutim) resmi dilantik. Acara ini sekaligus mengukuhkan dua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Sangatta Utara dan Sangatta Selatan untuk masa khidmat 2022–2027.

Pelantikan ini dihadiri Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Ketua PCNU Kutim Sismanto, serta jajaran tokoh perempuan daerah. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya peran Fatayat dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat, terutama dalam ketahanan pangan dan UMKM.

“Fatayat NU Kutim diharapkan dapat menyelaraskan program kerjanya dengan upaya peningkatan perekonomian lokal. Silakan berinovasi dan ambil bagian dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM mandiri,” ujar Ardiansyah

Ketua Fatayat NU Kutim Lu’luul Wafiroh menyampaikan komitmennya memperkuat jaringan organisasi hingga seluruh kecamatan. “Kami ingin Fatayat memberdayakan perempuan NU sebagai pelopor sosial dan ekonomi,” tegasnya.

Sementara Ketua PCNU Kutim Sismanto menyebut Fatayat sebagai “jendela NU” yang mesti terbuka terhadap pembaruan. PW Fatayat NU Kaltim Erni Tresnawati juga mengingatkan agar organisasi ini terus peka terhadap isu perempuan dan anak. “Fatayat harus punya pemikiran yang segar dan ide-ide pembaharuan,” ucapnya.

Sedangkan Ketua PW Fatayat NU Kaltim Erni Tresnawati mengingatkan bahwa Fatayat membawa nama besar NU dan harus hadir menjawab persoalan aktual. Seperti pernikahan anak, kematian bayi, serta kekerasan terhadap perempuan yang masih tinggi.

Pelantikan ditutup dengan penyerahan bendera organisasi, ikrar pengurus, serta lantunan hymne Fatayat NU. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini