
Langit Sekerat Jadi Panggung Baru Wisata Dirgantara Kalimantan Timur
BENGALON — Bukit Mampang di Desa Sekerat, Kutai Timur (Kutim), bersiap menjadi destinasi wisata langit baru di Kalimantan Timur. Tempat ini dinilai cocok untuk olahraga paralayang.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, meninjau langsung area paralayang di lokasi tersebut. Ini meerupakan bentuk dukungan penuh terhadap rencana menjadikan Sekerat sebagai pusat wisata dirgantara berskala nasional.
“Potensi Sekerat ini luar biasa. Dengan alam yang indah dan posisi geografis yang mendukung, olahraga paralayang sangat cocok dikembangkan di sini. Kami akan pelajari semua usulan dari teman-teman atlet dan berkomitmen untuk mendukung realisasi impian mereka,” ujarnya.
Perwakilan komunitas, Arman Mando, menyampaikan bahwa selain perbaikan akses jalan dan fasilitas landasan, pihaknya juga berencana membangun sekolah pilot paralayang di Sekerat untuk pemberdayaan warga lokal.
Festival Sekerat 2025 akan menjadi tonggak penting. Setelah uji kelayakan oleh para atlet, termasuk Ike Ayu Wulandari dari Malang, lokasi dinyatakan layak dan resmi dibuka untuk umum. Warga dapat menikmati terbang tandem selama 5–7 menit dengan panorama laut dan sawah Sekerat yang memukau.
“Alhamdulillah, area take off sudah layak. Verifikasi bersama para senior dan hasilnya sangat memuaskan,” ujar Arman Amar, anggota tim teknis paralayang.
Panitia menyediakan fasilitas ojek gratis menuju titik peluncuran. Meski masih perlu perbaikan jalan dan shelter, geliat baru wisata dirgantara ini menandai babak baru pengembangan Sekerat.
Kutim kini bukan hanya dikenal dengan wisata bahari, tetapi juga siap menatap langit. Dari udara, semangat baru itu tampak nyata — Sekerat siap terbang tinggi membawa nama Kutai Timur mendunia. (ADV/ProkopimKutim/IK)
![]()


Tinggalkan Balasan