Minggu, 26 April 2026

Gelar In House Training, SMAN Satset Jadi Pionir Pembelajaran Mendalam di Kutim

SANGATTA – SMA Negeri 1 Sangatta Selatan (SMAN Satset) menjadi pelopor inovasi pendidikan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), melalui In House Training (IHT) bertema Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Membangun Komunitas Baru Pembelajar melalui Kolaborasi Teaching Research Group (TRG)”.

Kepala Sekolah SMAN Satset, Rubito, menjelaskan bahwa program ini merupakan tonggak awal penerapan konsep deep learning atau pembelajaran mendalam di lingkungan sekolah. “Fokus utama pelatihan ini mencakup tiga hal. Pertama, membentuk growth mindset di kalangan guru dan siswa. Kedua, mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada siswa. Ketiga, memastikan hasil belajar berdampak nyata di masyarakat,” ungkapnya.

Melalui TRG, para guru diajak berkolaborasi dalam meneliti praktik mengajar mereka sendiri untuk menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Pelatihan ini diikuti sekitar 50 guru dan tenaga kependidikan, dengan materi yang difasilitasi oleh Tri Widayati dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Kaltim.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, yang hadir membuka kegiatan tersebut, menyebut langkah SMAN Satset sebagai contoh nyata transformasi pendidikan daerah. Guru perlu terus belajar, karena mereka adalah pelita yang menuntun anak-anak kita menembus tantangan zaman. Kami, dari pemerintah daerah, sangat mendukung inisiatif seperti ini yang memperkuat kompetensi guru dan kualitas pendidikan secara keseluruhan,” ujar Mahyunadi.

Dengan semangat “Satset”—gesit, adaptif, dan unggul—SMAN Satset menjelma sebagai laboratorium pendidikan yang melahirkan guru peneliti dan pembelajaran yang berdampak nyata bagi siswa. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini