Minggu, 26 April 2026

RSUD Sangkulirang Hadirkan Layanan Operasi Katarak Tanpa Jahitan untuk Warga Pesisir Kutim

SANGKULIRANG – Warga pesisir Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tak perlu lagi menunggu kegiatan bakti sosial untuk operasi mata. RSUD Sangkulirang telah meluncurkan layanan operasi katarak modern tanpa jahitan (phacoemulsification), menjadikannya rumah sakit pertama di pesisir Kutim yang memiliki teknologi tersebut.

“Wilayah pesisir selama ini mengalami keterbatasan akses layanan spesialis, terutama mata. Padahal, angka kebutaan akibat katarak cukup tinggi di kawasan Sangsakakaukar dan sekitarnya,” ungkap Direktur RSUD Sangkulirang, Azizah bin Smith.

Ia lalu menjelaskan, metode phacoemulsification atau tanpa jahitan memungkinkan pasien pulang pada hari yang sama dan pulih dalam waktu sekitar satu minggu. Proses penyembuhan pun hanya memerlukan waktu sekitar satu minggu, jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional yang memerlukan waktu rawat inap dan pemulihan lebih panjang.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai layanan phacoemulsifikasi menjadi bukti komitmen Pemkab memperluas akses kesehatan di daerah pesisir dan pedalaman. “Kami berkomitmen memperkuatnya secara bertahap, termasuk dengan program dokter keliling ke daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau,” katanya.

Kasus katarak diduga tersebar di 18 kecamatan, dengan konsentrasi tertinggi di kawasan pesisir dan pedalaman. Mayoritas penderita merupakan kelompok usia lanjut yang sebelumnya sulit mengakses layanan spesialis mata karena keterbatasan jarak dan biaya.

Kini, dengan keberadaan dokter spesialis dan teknologi operasi modern di RSUD Sangkulirang, harapan baru terbuka. Tak hanya mengurangi angka kebutaan, tapi juga mengembalikan produktivitas masyarakat usia tua dan menjaga kualitas hidup warga pesisir.

“Dulu harus menunggu mobil bakti sosial. Sekarang cukup ke rumah sakit, bisa diperiksa dan dioperasi tanpa menunggu waktu lama,” ujar Abdul Karim, warga Sangkulirang yang sudah dua tahun mengidap katarak. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini