Minggu, 26 April 2026

Perkuat Konektivitas Antar Daerah, Pemkab Kutim Fokus Benahi Jalan Sangatta–Rantau Pulung

SANGATTA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memulai perbaikan jalan utama Sangatta–Rantau Pulung sepanjang hampir 40 kilometer pada 2025 ini. Perbaikan dikerjakan secara bertahap untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedalaman di Kutim.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyebut perbaikan poros Sangatta–Rantau Pulung merupakan salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah tahun ini. Proyek tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga, distribusi logistik, serta memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah terpencil.

“Ruas jalan Sangatta–Rantau Pulung ini menjadi program prioritas dan mulai dikerjakan tahun ini secara bertahap. Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, jalan ini sudah dalam kondisi baik sehingga akses dan mobilitas masyarakat bisa lebih mudah,” ujar Ardiansyah saat kunjungan kerja ke Desa Mukti Jaya, Kecamatan Rantau Pulung.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Mahyunadi, unsur Forkopimda Kutim, Camat Rantau Pulung Tristiningsih, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda setempat.

Menurut Ardiansyah, pembangunan jalan bukan sekadar membuka akses, tetapi juga membangkitkan semangat kolektif masyarakat pedalaman. “Jalan adalah urat nadi kehidupan ekonomi warga. Dengan infrastruktur yang lebih baik, desa-desa bisa berkembang lebih cepat,” katanya.

Ia mengakui masih banyak tantangan di sektor infrastruktur. Dari total 1.100 kilometer jalan kabupaten di Kutim, baru sekitar 30–40 persen yang tergolong mantap atau sudah beraspal dan berbeton. Sisanya, sekitar 660 kilometer, masih perlu peningkatan kualitas.

“Ini tantangan besar, tapi dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kami optimistis bisa diwujudkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi antusiasme warga Rantau Pulung yang hadir dalam kunjungan kerja tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan persatuan dalam membangun daerah. (ADV/ProkopimKutim/IK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini