Minggu, 26 April 2026

Dinyatakan Tak Ada Indikasi Oplosan BBM, Bengkel Sangatta Masih Temukan Lumpur Dalam Tangki Kendaraan

Sangatta, Infokaltim.com – Meskipun Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menyatakan tidak ada indikasi oplosan BBM, kasus rusak kendaraan  diduga usai beli  BBM di SPBU masih saja terjadi.

Tak hanya menyerang kendaraan roda dua, kendaraan roda empat mengalami kondisi serupa. Bahkan beberapa bengkel kerap didatangi pasien dengan kerusakan kendaraan brebet.

Salah satu bengkel yang kerap didatangi pelanggan, Bengkel Kresno Motor di Jalan Meranti, Kabo Jaya, Kecamatan Sangatta Utara.

Pemilik Bengkel Kresno Motor, Mas Kresno mengaku sering menerima orderan brebet baik motor maupun mobil dengan pengguna BBM jenis Pertamax.

Ia menduga, BBM jenis ini tercampur dengan air yang di buktikan adanya endapan lumpur di tangki dan alat filter BBM. Walhasil minyak dalam tengki harus di kuras dan dibersihkan agar mobil bisa kembali normal.

“Rata-rata abis isi Pertamax, terus nyendat-nyendat karena ada lumpur dalam tengki. Jadi harus kuras dan ganti fuel pump. Waktu di kuras warna BBM butek (kotor) terlebih lagi kalau pertamax warn hijau kalau pertalite hijaunya kek hijau air radiator,” tuturnya, kepada awak media, Kamis (10/4/25).

 

Kondisi kerusakan akibat BBM tidak memandang jenis kendaraan, baik kendaraan lama maupun baru mengalami kerusakan yang serupa.

“Motor baru saja rusak, bahkan mobil unit Inova maupun Terios yang lalu ganti fuel di tiga hari lalu kena lagi,” jelasnya.

Menariknya, meski keluhan meluas, hasil uji lapangan yang dilakukan secara sederhana saat Sidak di SPBU oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim belum menunjukkan tanda-tanda bahan bakar tercampur air atau zat asing.

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini