Minggu, 23 Agustus 2026

50 Pelajar Learning Corner Belajar Jaga Gigi Lewat “Dental Treasure Hunt”

SANGATTA – Belajar tentang kesehatan gigi ternyata tak harus selalu berlangsung di ruang kelas. Sebanyak 50 peserta didik Learning Corner Official justru diajak mengenal dunia kesehatan gigi secara langsung melalui kunjungan ke Klinik Darmawan Dental Clinic, beberapa waktu lalu.

Kegiatan bertajuk Visit Dental Clinic tersebut dikemas dengan konsep pembelajaran berbasis pengalaman. Anak-anak tidak hanya mendengarkan penjelasan dokter, tetapi juga diajak berkeliling klinik, mengenali berbagai fasilitas hingga mengikuti permainan edukatif yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut.

Bersama guru pendamping, para peserta mendapat kesempatan melihat secara langsung bagaimana pelayanan kesehatan gigi berlangsung. Suasana belajar pun dibuat lebih santai agar pesan mengenai pentingnya merawat gigi dapat lebih mudah dipahami anak-anak.

English Tutor Learning Corner Official, Ms Sofiah Mardiah, mengatakan kunjungan tersebut sengaja dirancang agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di dalam kelas.

“ Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik melalui kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung, khususnya edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan mulut dan gigi sejak usia dini,” ujar Sofiah.

Salah satu sesi utama diisi dengan penyuluhan bertema How to Keep Our Teeth Healthy. Materi tersebut disampaikan dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak, drg Try Diana Utamy.

Anak-anak juga diberi ruang untuk bertanya mengenai persoalan gigi yang mereka temui sehari-hari. Dengan pendekatan interaktif, peserta diajak memahami bahwa menjaga gigi bukan sekadar menggosok gigi ketika bangun dan sebelum tidur, tetapi merupakan kebiasaan yang perlu dilakukan secara konsisten.

Menariknya, edukasi kemudian dilanjutkan melalui permainan Dental Treasure Hunt. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenali gambar serta berbagai alat yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut.

Mereka juga mengikuti Tour the Dental Clinic untuk mengenal lebih dekat area pelayanan dan fasilitas yang tersedia di klinik. Kegiatan kemudian ditutup dengan Healthy and Unhealthy Teeth Coloring Activity yang mengajak anak membedakan kondisi gigi sehat dan tidak sehat melalui aktivitas mewarnai.

Di balik rangkaian kegiatan yang dibuat menyenangkan tersebut, terdapat pesan kesehatan yang cukup penting.

drg Try Diana Utamy menjelaskan, perhatian terhadap kesehatan gigi anak seharusnya dimulai sejak gigi pertama tumbuh. Menurutnya, masih ada anggapan bahwa gigi susu tidak terlalu penting karena nantinya akan tanggal dan digantikan gigi permanen.

Padahal, kondisi gigi sulung dapat memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek tumbuh kembang anak.

“Gigi sulung bukan sekadar gigi sementara. Kondisi gigi sulung dapat memengaruhi kesehatan, pertumbuhan rahang, fungsi makan, fungsi bicara, serta kesehatan gigi permanen anak,” jelas Try.

Karena itu, anak perlu dibiasakan menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini. Kebiasaan tersebut mencakup menyikat gigi dengan teknik yang tepat, mengendalikan konsumsi makanan dan minuman tinggi gula serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala.

Penanggung Jawab Klinik Darmawan Dental Clinic, drg Iqbal Darmawan, menilai kegiatan semacam ini penting karena edukasi merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan.

Menurutnya, anak usia sekolah termasuk kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat. Edukasi yang diberikan sejak kecil diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.

“Balita dan usia sekolah merupakan kelompok rentan yang memerlukan upaya promotif, salah satunya melalui edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif yang terbawa hingga dewasa,” kata Iqbal.

Ia menambahkan, edukasi kesehatan gigi tidak hanya diperlukan oleh anak-anak. Kelompok lain seperti ibu hamil, lanjut usia, penderita penyakit sistemik hingga penyandang disabilitas juga membutuhkan perhatian dalam upaya promotif dan preventif kesehatan gigi.

Bagi Klinik Darmawan Dental Clinic, kunjungan 50 peserta didik Learning Corner Official tersebut diharapkan menjadi langkah kecil untuk membangun kesadaran kesehatan sejak usia dini.

Sebab, pengalaman melihat langsung lingkungan klinik, bermain sambil belajar, hingga berdiskusi dengan dokter gigi dapat membuat pesan kesehatan terasa lebih dekat bagi anak.

Dari sebuah kunjungan, anak-anak tidak hanya pulang membawa pengalaman baru, tetapi juga diharapkan membawa satu kebiasaan sederhana: lebih peduli terhadap gigi dan mulut mereka setiap hari.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini