Depan

TERHANGAT HARI INI

MTQ Pelajar Di Samarinda

wawali.jpg

SAMARINDA-infokaltim.com : Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar di tingkat kota Samarinda terus menuai apresiasi. Kali ini datang dari Wakil Menteri (Wamen) Agama Republik Indonesia H Nasaruddin Umar.

Ketika hadir membuka secara langsung kegiatan tersebut kemarin (23/03) pagi di Sekolah Dasar Fastabiqul Khairat, Jl AW Syahranie, Kecamatan Samarinda Ulu, Wakil Sekretaris Himpunan Peminat Ilmu-Ilmu Ushuliuddin (HIPIUS) Jakarta ini secara terang-terangan mengakui pelaksanaan MTQ tingkat pelajar di Samarinda baru satu-satunya di Indonesia.
”Harus diakui kegiatan MTQ yang diikuti pelajar semua sekolah tingkat kota ini sangat unik dan baru pertama terjadi,” kata Nasaruddin dalam sambutan.

Untuk itu perlu menjadi pertimbangan agar MTQ pelajar tadi bisa juga dipertandingkan untuk tingkat nasional. Mengingat jelas dia, tak hanya tingkat umum, saat ini MTQ tingkat mahasiswa, buruh, TNI, Narapidana hingga kaum disabilitas juga tengah terlaksana.

”Khusus untuk pelajar kita masih melihat protapnya terlebih dahulu, karena MTQ ini pastinya mengikutsertakan kafilah dari sekolah Islam yang keseharianya memang mengedepankan pelajaran agama dan juga sekolah umum.
“Yang perlu jadi bahan pertimbangan nanti jangan sampai kalau kegiatan ini dipertandingan tingkat nasional, juaranya didominan oleh sekolah madrasah,” timpalnya.
Sedikitnya ada sebanyak 716 qori-qoriah dari 6 UPTD Dinas Pendidikan kecamatan di Samarinda yang mengikuti MTQ Pelajar tahun ini. Sejak digagas dari tahun 2005, MTQ Pelajar tingkat kota merupakan agenda rutin tahunan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda.

Melihat kemeriahaan pelaksanaannya tersebut, Wamen merekomendasikan agar apa yang telah dirintis Samarinda ini bisa menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia untuk melakukan hal yang sama.

”Karena ini merupakan kearifan lokal yang perlu diapresiasikan dan ditiru. Tujuaan awalnya untuk menanamkan nilai-nilai Al quran agar bisa diiplemantasikan oleh para pemuda sekarang,” pintanya.

Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail dalam kesempatan tersebut memberikan opsi agar kedepan ada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan Kementrian Agama serta Pendidikan dan Kebudayaan yang maksudnya untuk membesarkan kegiatan MTQ pelajar.

Sehingga pelaksanaannya tidak hanya di tingkat kota, khususnya di Samarinda saja melainkan semua daerah hingga nasional bisa melaksanakannya.”Karena pada intinya MTQ pelajar ini memerlukan dukungan sebagaimana pelaksanaan MTQ tingkat Umum yang setiap tahun terus terlaksana,” kata Wawali.

Di kota Samarinda sendiri, lanjut Nusyirwan kegiatan yang terus berkelanjutan ini tujuannaya untuk melahirkan bibit-bibit qori-qoriah yang nantinya bisa dihandalkan untuk membawa nama harum daerah.

”Untuk itu melalui pola MTQ pelajar ini kami anggap bentuk yang paling tepat, dengan harapan kegiatan ini bisa terus berjalan yang tak lepas dukugan dan partisipasi dari berbagai pihak,” tutur Nusyirwan.
Sementera, Asisten III Pemprov Kaltim Bere Ali juga mengatakan ketertarikannya bisa melaksanakan hal yang sama di tingkat provinsi.

”Sekarang kita mencoba untuk mendorong terlebih dahulu di tingkat kabupaten kota di Kaltim agar bisa mencontoh Samarinda,” ungkapnya.
Ketertarikan Pemprov Kaltim ini diakuinya karena memang sesuai dengan komitmen Gubernur H Awang Faroek Ishak dalam meningkatkan bidang pendidikan agama di Kaltim.(HMS-INFOKALTIM)

Mitra

Visitors

  • Total Visitors: 491012
  • Unique Visitors: 25461
  • Registered Users: 2943
  • Published Nodes: 712
  • Your IP: 54.81.112.187