TERHANGAT HARI INI

SAMARINDA - Bukan hanya untuk menyambut Masyarat Ekonomi ASEAN namun di dalam era globalisasi dan dengan kelanjutan dari sertifikasi ISO 9000 dan 14000 series, dimana perusahaan-perusahaan nasional maupun international yang berada di Indonesia agar melakukan sertifikasi terhadap sistim manajemen perusahaannya, dan sebagai kelanjutannya adalah melakukan sertifikasi terhadap setiap profesi dibidang sumber daya manusia. Jadi jika dianalisa lebih mendalam sebuah perusahaan, lembaga, instansi yang akan menghasilkan produk yang berstandar, jika SDM yang mengasilkan dan lembaga,perusahaan yang menjadi tempat produksi sudah memiliki standar yang diakui oleh Lembaga yang kredibel. (jalur ldealnya Profesi SDM nya di sertifikasi, Perusahaannya terserifikasi dan Produknya juga bersertifikasi). Lembaga Sertifikasi Profesi Istruktur Kompeten Indonesia atau lebih dikenal dengan LSP-IKI sejak 2005 telah melakukan Sertifikasi Kompetensi Instruktur dan saat ini telah menggunakan SKKNI terbaru, dengan SKEMA terkini (22-05-2016) yang diakui BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja. Tirtana menegaskan, berbeda dengan paradigma lama yang berjalan selama ini, sistem penyiapan tenaga kerja dalam format paradigma baru terdapat dua prinsip yang menjadi dasarnya, yaitu : pertama, penyiapan tenaga kerja didasarkan atas kebutuhan pengguna (demand driven); dan kedua, proses diklat sebagai wahana penyiapan tenaga kerja dilakukan dengan menggunakan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi (Competency Based Training / CBT). Lebih lanjut kata Tirtana Brachnata Director Executive muda ini menyebutkan Pengembangan sistem penyiapan tenaga kerja dengan paradigma baru ini dimulai pada awal tahun 2000 yang ditandai dengan ditandatanganinya Surat Kesepakatan Bersama (SKB) antara Menteri Tenaga Kerja, Menteri Pendidikan Nasional, Ketua Umum Kadin Indonesia.LSP IKI merupakan salah satu LSP yang mendapatkan rekomendasi dari Badan istilah BNSP, untuk melakukan sertifikasi profesi bagi para instruktur atau diindonesia popular dengan sebutan Trainer di bidang Metodologi Pelatihan. Melalui BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) memberikan Lisensi Kepada LSP-IKI (Lembaga Sertifikasi Profesi Instruktur Kompeten Indonesia), untuk melakukan sertifikasi kompetensi profesi Instruktur/trainer dibidang metodologi di seluruh wilayah Indonesia Sertifikasi kompetensi adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 161 Tahun 2015 Tentang KATEGORI PENDIDIKAN BIDANG STANDARISASI, PELATIHAN, DAN SERTIFIKASI. (Fajar Fahrudin). CP Samarinda : Fajar Fahrudin (081347 789 389) Yogjakata : Tirtana (08122 7017 144,082137 550 488)
SAMARINDA - Sebagai upaya turut mendukung promosi bersama se-Kalimantan budaya Dayak di level nasional dan sarana memperkenalkan beragam kebudayaan milik Dayak di Indonesia serta juga tentunya untuk promosi kota Samarinda, walau dengan segala keterbatasan Tim Seni Budaya kota Samarinda turut berpartisipasi pada kegiatan Pekan Budaya Dayak Nasional II (PBDN2) tanggal 24-47 November 2016 di Jogjakarta Expo Center (JEC). “Kami turut serta di promosi bersama se Kalimantan ini sesuai undangan dari Majelis Adat Dayak Kalimantan, himbauan untuk mendukung event ini dari Gubernur Kaltim dan arahan dari Wali Kota Samarinda agar bisa berpartisipasi sebagai sarana untuk menunjukan bahwa kita punya kebudayaan yang luar biasa, kemudian ya kegiatan ini cukup efisien dan efektif.” kata Muhammad Faisal kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kominfo kota Samarinda. Seperti juga gelaran yang pertama tahun 2013 di Jakarta, kali ini kami juga ikut di beberapa rangkaian acara yang diselenggarakan, seperti hari ini mengikuti Parade Budaya (25/11/2016) dengan start di Halaman Balaikota menuju JEC . “Seluruh peserta PBDN2 tampil mengikuti pawai budaya sejauh kurang lebih 2,5 km dari Balaikota menuju JEC dengan sebelumnya performance di depan panggung kehormatan dan warga Jogja pun antusias menyaksikan acara langka ini di sepanjang jalan yang dilewati.” Lanjut Faisal. Selanjutkan Jum’at (25/11/2016) malam dengan inspirasi acara Samarinda Sampe Music di Festival Mahakam, kami tampilkan juga pada malam hari di Panggung Budaya JEC persembahan Music Sampe Kaloborasi, dengan tiga musisi sampe sambil di iringi para penari Dayak, masing-masing Markus Laden dengan musik original, Asfian Gusprada dengan musik etnic fusion dan M.Budhi Setiyawan mahasiswa Kaltim yg sedang menempuh S2 di Jogja dng etnic world music. “Alhamdullilah menarik perhatian pengunjung pameran di JEC, tampilan memukau Tim Samarinda yang menyuguhkan suasana musik etnik dengan kemasan baru dan kaloborasi modern, kami ingin memberikan tampilan beda dalam upaya mengenalkan alat musik petik tradisional Sampe ini selain bisa menyajikan musik tradisional yang lembut juga mampu menjadi alat musik modern.” terang Faisal. (HFF)
KAIRO - Pengadilan banding Mesir membatalkan hukuman mati atas presiden terguling, Mohammad Morsi, dalam satu dari empat persidangan sejak ia digulingkan pada 2013. Seorang pejabat pengadilan mengatakan, Pengadilan Kasasi memerintahkan pemeriksaan ulang tuduhan atas Morsi terlibat pembobolan penjara dan kekerasan terhadap polisi selama pemberontakan tahun 2011 yang menggulingkan Presiden Hosni Mubarak. Lima terdakwa, termasuk pemimpin tertinggi Ikhwanul Muslimin yang dilarang, Mohamed Badie, menerima hukuman mati pada Juni 2015 akan, juga naik banding. Hampir 100 orang lain yang diadili in absentia tidak mendapat perubahan masa hukum pada sidang putusan banding, seperti dirilis Agence France-Presse, Selasa (15/11/2016). Pengadilan Tinggi Mesir menjatuhkan hukuman mati terhadap mantan Presiden Mesir itu, pada Selasa (16/6/2015), setelah dinyatakan terbukti bersalah dalam kekerasan pada tahun 2011. Pengadilan Tinggi juga sebelumnya menghukum Morsi penjara seumur hidup atas tuduhan melakukan mata-mata untuk kelompok Hamas Palestina, Hezbollah Lebanon, dan Iran. Dalam persidangan terpisah pada April, presiden terpilih secara demokratis itu telah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan menghasut kekerasan terhadap demonstran pada tahun 2012 ketika ia menjadi presiden. Morsi digulingkan kudeta militer yang dipimpin oleh panglima besar Mesir, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi di Juli 2013, setelah masyarakat Mesir menggelar demonstrasi besar menuntut dia mundur. Morsi, bersama dengan 10 orang lainnya, juga telah didakwa oleh pihak berwenang yang juga dibekingi oleh kubu militer Mesir, telah menjadi mata-mata Qatar. Ia dipersalahkan telah membocorkan dokumen-dokumen rahasia ke negara Teluk itu selama satu tahun menjabat sebagai presiden.

MTQ Pelajar Di Samarinda

wawali.jpg

SAMARINDA-infokaltim.com : Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar di tingkat kota Samarinda terus menuai apresiasi. Kali ini datang dari Wakil Menteri (Wamen) Agama Republik Indonesia H Nasaruddin Umar.

Ketika hadir membuka secara langsung kegiatan tersebut kemarin (23/03) pagi di Sekolah Dasar Fastabiqul Khairat, Jl AW Syahranie, Kecamatan Samarinda Ulu, Wakil Sekretaris Himpunan Peminat Ilmu-Ilmu Ushuliuddin (HIPIUS) Jakarta ini secara terang-terangan mengakui pelaksanaan MTQ tingkat pelajar di Samarinda baru satu-satunya di Indonesia.
”Harus diakui kegiatan MTQ yang diikuti pelajar semua sekolah tingkat kota ini sangat unik dan baru pertama terjadi,” kata Nasaruddin dalam sambutan.

Untuk itu perlu menjadi pertimbangan agar MTQ pelajar tadi bisa juga dipertandingkan untuk tingkat nasional. Mengingat jelas dia, tak hanya tingkat umum, saat ini MTQ tingkat mahasiswa, buruh, TNI, Narapidana hingga kaum disabilitas juga tengah terlaksana.

”Khusus untuk pelajar kita masih melihat protapnya terlebih dahulu, karena MTQ ini pastinya mengikutsertakan kafilah dari sekolah Islam yang keseharianya memang mengedepankan pelajaran agama dan juga sekolah umum.
“Yang perlu jadi bahan pertimbangan nanti jangan sampai kalau kegiatan ini dipertandingan tingkat nasional, juaranya didominan oleh sekolah madrasah,” timpalnya.
Sedikitnya ada sebanyak 716 qori-qoriah dari 6 UPTD Dinas Pendidikan kecamatan di Samarinda yang mengikuti MTQ Pelajar tahun ini. Sejak digagas dari tahun 2005, MTQ Pelajar tingkat kota merupakan agenda rutin tahunan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda.

Melihat kemeriahaan pelaksanaannya tersebut, Wamen merekomendasikan agar apa yang telah dirintis Samarinda ini bisa menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia untuk melakukan hal yang sama.

”Karena ini merupakan kearifan lokal yang perlu diapresiasikan dan ditiru. Tujuaan awalnya untuk menanamkan nilai-nilai Al quran agar bisa diiplemantasikan oleh para pemuda sekarang,” pintanya.

Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail dalam kesempatan tersebut memberikan opsi agar kedepan ada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan Kementrian Agama serta Pendidikan dan Kebudayaan yang maksudnya untuk membesarkan kegiatan MTQ pelajar.

Sehingga pelaksanaannya tidak hanya di tingkat kota, khususnya di Samarinda saja melainkan semua daerah hingga nasional bisa melaksanakannya.”Karena pada intinya MTQ pelajar ini memerlukan dukungan sebagaimana pelaksanaan MTQ tingkat Umum yang setiap tahun terus terlaksana,” kata Wawali.

Di kota Samarinda sendiri, lanjut Nusyirwan kegiatan yang terus berkelanjutan ini tujuannaya untuk melahirkan bibit-bibit qori-qoriah yang nantinya bisa dihandalkan untuk membawa nama harum daerah.

”Untuk itu melalui pola MTQ pelajar ini kami anggap bentuk yang paling tepat, dengan harapan kegiatan ini bisa terus berjalan yang tak lepas dukugan dan partisipasi dari berbagai pihak,” tutur Nusyirwan.
Sementera, Asisten III Pemprov Kaltim Bere Ali juga mengatakan ketertarikannya bisa melaksanakan hal yang sama di tingkat provinsi.

”Sekarang kita mencoba untuk mendorong terlebih dahulu di tingkat kabupaten kota di Kaltim agar bisa mencontoh Samarinda,” ungkapnya.
Ketertarikan Pemprov Kaltim ini diakuinya karena memang sesuai dengan komitmen Gubernur H Awang Faroek Ishak dalam meningkatkan bidang pendidikan agama di Kaltim.(HMS-INFOKALTIM)

Pelatihan Sertifikasi

Visitors

  • Total Visitors: 1693166
  • Unique Visitors: 60584
  • Registered Users: 5
  • Published Nodes: 1223
  • Your IP: 54.197.66.254